Kabupaten Cirebon Belum Terima Surat Suara, Bawaslu Minta KPU Segera Pastikan

Bawaslu Kabupaten Cirebon meminta KPU segera pastikan kedatangan surat suara. Kabupaten Cirebon belum terima satu pun surat suara.

Kabupaten Cirebon Belum Terima Surat Suara, Bawaslu Minta KPU Segera Pastikan
tribunjabar/isep heri
Ilustrasi menyortir surat suara. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Bawaslu Kabupaten Cirebon meminta KPU segera memastikan kedatangan surat suara Pemilu 2019.

Logistik Pemilu berupa surat suara belum juga dikirim oleh KPU RI ke Kabupaten Cirebon.

Lima jenis surat suara itu harus disortir dan dilipat, sebelum didistribusikan.

"Kami minta KPU Kabupaten Cirebon untuk segera memastikan kapan logistik surat suara sampai di Kabupaten Cirebon," kata Komisioner Bawaslu Kabupaten Cirebon, Sadarudin Parapat, saat ditemui di Tuparev, Kabupaten Cirebon, Minggu (3/3/2019).

Menurutnya, jumlah pemilih di DPT Kabupaten Cirebon sebanyak 1.702.668 jiwa.

Dipastikan surat suara untuk Kabupaten Cirebon bisa mencapai 8 juta lebih surat suara.

Dengan banyaknya surat suara tersebut, diperlukan waktu untuk menyortir dan melipat, sebelum didistribusikan ke kecamatan dan desa.

"Sementara ini sudah menjelang 45 hari lagi, ini sangat urgent. Belum lagi surat suara itu karena lima jenis dengan DPT 1.702.668 itu, maka kira-kira kurang lebih 8.800.000 surat suara hampir 9 juta itu butuh waktu untuk sortir lipat kemudian distribusi ke kecamatan sampai ke desa. Jadi ini kami minta KPU untuk memastikan surat suara dan logistik," kata dia.

Selain surat suara, Bawaslu juga menanyakan logistik kotak suara tambahan dan kotak suara yang rusak akibat terkena air beberapa waktu lalu.

Hingga kini, kotak suara tersebut belum juga dilakukan penggantian.

Ketua Bawaslu Kabupaten Cirebon, Abdul Khoir menambahkan, sesuai UU No 7 tahun 2017, pendistribusian logistik Pemilu memang diperbolehkan satu hari sebelum pencoblosan.

Namun, Bawaslu tidak ingin preseden buruk seperti halnya yang terjadi di Pilkada 2018 terulang kembali.

Saat itu, ribuan surat suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cirebon di salah satu desa di Kecamatan Plumbon hilang karena terbakar.

Abdul Khoir menganggap, KPU RI lambat dalam hal pendistribusian dan pengadaan logistik Pemilu khususnya di Kabupaten Cirebon.

Sejarawan Tak Menampik Bahasa Cirebon Terancam Punah, Ini Sejarah Sinngkat Lahirnya Bahasa Cirebon

Mojang Cimahi Ini Sambut Baik Peluncuran Sakoci, Sakoci Harus Viral

Penulis: Siti Masithoh
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved