Basytyan Ciptakan Platfom Investasi Properti Berbasis Syariah dan Teknologi

"Dengan platfrom Inves Properti ini, kami ingin memberi kemudahan bagi setiap orang untuk mendapatkan keuntungan lebih dalam investasi properti,"

Basytyan Ciptakan Platfom Investasi Properti Berbasis Syariah dan Teknologi
Tribun Jabar/Hilda Rubiah
Chief Executive Officer Inves Properti, Basytyan K Pratama (27), saat ditemui Tribun Jabar di Gedung MBA SBM ITB, Jalan Gelap Nyawang No 1 Lb Siliwangi Coblong, Kota Bandung, Kamis (28/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilda Rubiah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Apakah Anda tertarik berinvestasi bisnis properti yang mudah, aman, dan berbasis syariah?

Inves Properti Platform bisa menjadi satu di antara alternatif Anda berinvestasi di bidang properti hanya dengan Rp 1 juta.

Chief Executive Officer Inves Properti, Basytyan K Pratama (27), mengatakan kini masyarakat bisa menggunakan Invesproperti.id, yaitu aplikasi urunan dana syariah di Indonesia yang berfokus investasi di bidang properti.

"Dengan platfrom Inves Properti ini, kami ingin memberi kemudahan bagi setiap orang untuk mendapatkan keuntungan lebih dalam investasi properti," ujar Basytyan, saat ditemui Tribun Jabar di Gedung MBA SBM ITB, Jalan Gelap Nyawang, Kota Bandung, Kamis (28/2/2019).

Basytyan menjelaskan Investasi Properti ini menawarkan keuntungan yang tinggi yaitu ROI (Return of Investment) jauh di atas deposito, emas, dan reksadana.

Menurut data yang dihimpun dari berbagai sumber, investasi dari Deposito hanya bisa memberi keuntungan sekitar 6 persen per tahun, investasi emas 9 persen, dan reksadana 10 persen sampai 15 persen, per tahun.

Ia mengatakan bahwa dalam Inves Properti, masyarakat bisa berinvestasi dengan modal sedikit, minimal Rp 1 juta, tetapi dengan pengembalian keuntungan lebih besar.

Selain itu investasi di bidang properti memiliki risiko yang relatif rendah karena harga properti yang terus naik.

Sayangnya bisnis yang memiliki banyak peminat ini tidak dapat diakses oleh banyak orang. Modal menjadi kendala utama untuk investasi properti. Sehingga hanya kalangan ekonomi menengah ke atas yang dapat berinvestasi di bidang properti.

Halaman
1234
Penulis: Hilda Rubiah
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved