Sidang Dakwaan Kadispora Garut Diundur, Ini Alasannya

Sidang pembacaan dakwaan terhadap Kepala Dispora Garut sebagai terdakwa kasus pembangunan bumi perkemahan (buper) diundur hingga pekan depan

Sidang Dakwaan Kadispora Garut Diundur, Ini Alasannya
TRIBUN JABAR/FIRMAN WIJAKSANA
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kuswendi menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Garut, Kamis (28/2/2019). Namun, sidang yang sedianya mengagendakan pembacaan dakwaan itu terpaksa ditunda hingga pekan depan. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar,  Firman Wijaksana
  
TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Sidang pembacaan dakwaan terhadap Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Garut, Kuswendi sebagai terdakwa kasus pembangunan bumi perkemahan (buper) diundur hingga pekan depan.

Sidang yang dimulai pukul 14.35 itu hanya berlangsung sekitar 10 menit.

Saat majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Garut yang dipimpin Hasanuddin menanyakan perihal penasihat hukum, Kuswendi menyebut belum mendapat pendampingan.

Kuswendi pun meminta waktu dua minggu untuk mencari pengacara. Namun hakim hanya memberi waktu selama satu minggu.

"Di sini banyak penasihat hukum. Saya kasih waktu satu minggu," ujar Hasanuddin menanggapi permintaan Kuswendi saat persidangan di PN Garut, Kamis (28/2/2019).

Kadispora Garut Jadi Tersangka Pembangunan Bumi Perkemahan, Sidangnya Digelar Kamis Ini

Pembacaan dakwaan pun tidak jadi dilakukan. Hakim memutuskan sidang diundur hingga 6 Maret 2019.

Meski tak ditahan, hakim meminta agar Kuswendi bisa kooperatif selama persidangan.

Kuswendi mengaku akan mengikuti proses hukum.

Ditarik Ayah Kandung, Tangan Bayi 10 Bulan Alami Patah Tulang

Masalah benar dan tidak atas dakwaan kepadanya, diserahkan ke pengadilan.

"Saya merasa jika proses pembangunan sudah sesuai dengan aturan pemerintah. Dakwaannya kan karena tak buat Amdal (analisa mengenai dampak lingkungan)," ucap Kuswendi.  (firman wijaksana)

Banyak Kritikan dari Bobotoh Soal Penampilan Lopicic, Pelatih Persib Tanggapi Begini

Kejahatan Habib Bahar versi Dakwaan Jaksa : Merampas Kemerdekaan, Melukai, hingga Penganiayaan Anak

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved