GOJEK dan Pemkot Bandung Kerja Sama, Bantu Kembangkan UMKM dan Program Kang Pisman

Gojek dan Pemkot Bandung bangun kerjsama budayakan transaksi nontunai, membangun kapasitas pelaku UMKM dan dukung program Kang Pisman.

GOJEK dan Pemkot Bandung Kerja Sama, Bantu Kembangkan UMKM dan Program Kang Pisman
Tribunjabar.id/Tiah SM
Gojek dan Pemkot Bandung tandatangani nota kesepahaman kerja sama strategis di Pendopo Kota Bandung, Kamis (28/02/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Wali Kota Bandung Oded M Danial menyambut baik kerjasama antara GOJEK dengan Pemerintah Kota Bandung Perkuat Sinergitas Program Kota Bandung.

Nota kesepahaman yang ditandatangani di Pendopo Kota Bandung, Kamis (28/02/2019) fokus empat hal strategis, yaitu penggunaan transaksi non-tunai melalui Go-Pay untuk sektor transportasi, layanan publik, dan kegiatan turisme di Bandung; dukungan ekosistem GOJEK untuk program Kang Pisman; peningkatan kapasitas pelaku UMKM dengan mengadakan berbagai pelatihan.

Mang Oded sapaan Wali Kota Bandung minta diprioritaskan program Kang Pisma (kurangi pisahkan dan manfaat).

"Saya minta GOJEK ikut membantu sosialisasi tentang Kang Pisman," pinta Wali Kota Bandung Oded M Danial.

Oded mengatakan kehadiran GOJEK di Kota Bandung banyak manfaatnya bahkan putrinya kalau kuliah pilih gojek daripada bawa mobil sendiri.

Gojek dan Pemkot Bandung tandatangani nota kesepahaman kerja sama strategis di Pendopo Kota Bandung, Kamis (28/02/2019).
Gojek dan Pemkot Bandung tandatangani nota kesepahaman kerja sama strategis di Pendopo Kota Bandung, Kamis (28/02/2019). (Tribunjabar.id/Tiah SM)

Oded juga memberikan masukan kepada gojek yang sudah memberikan pelayanan yang baik, tapi masih ada yang harus Diperbaiki yaitu parkir.

"Masih banyak yang mengeluh masalah gojek parkir sembarang tempat. Ini yang harus diperhatikan," ujar Oded.
Sementara itu Damar Juniarto - VP Government Relations GOJEK, mengatakan bantuan program Kang Pisman akan mencetak 10.000 kantong untuk para pengemudi Gojek khusus untuk pelayanan gofood.

"Makanan yang dipesan konsumen otomatis tidak akan pakai kantong plastik karena Gojek menyediakan tas," ujarnya.
Namun ke konsumen tas tidak diberikan hanya makanan saja. Peran Gojek memberitahukan tak pakai kantong plastik dalam rangka pengurangan kantong plastik.

Program lainnya, pelatihan bagi pelaku UMKM dalam meningkatkan pelayanan, termasuk menampung warga yang memiliki talent untuk penyedia layanan GO-LIFE, seperti GO-CLEAN, GO-MASSAGE, GO-AUTO, dan GO-GLAM.

Sedangkan bidang transportasi menggunakan fasilitas Bandung Tour on Bus atau Bandros, maka warga dapat menggunakan fasilitas pembayaran non-tunai melalui Go-Pay.

Cara Merawat Sepatu Kulit Supaya Tetap Tampak Baru [ Tips dari Pengusaha Sepatu Kulit asal Bandung]

Dengan menggunakan Go-Pay maka warga tidak perlu lagi repot membawa uang tunai, selain itu operator Bandros pun tidak perlu lagi menyiapkan uang kembalian karena transaksi sudah dilakukan secara elektronik dan tercatat dengan rapih dan transparan.

Damar mengatakan, Gojek selalu terbuka berdiskusi dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk meningkatkan pelayanan publik.

“Kami memiliki berbagai solusi teknologi yang dapat dimanfaatkan untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kami juga membuka ruang kolaborasi yang pro inovasi, seperti kolaborasi dengan Pemerintah Kota Bandung,” ujar Damar.

Sementara menanggapi parkir liar yang sering dikeluhkan warga , pihak Gojek akan mencari solusi. (tiah sm)

Penulis: Tiah SM
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved