Begal Kambuhan Ini Akhirnya Ditembak Polisi, Dikenal Sadis terhadap Korbannya

Jajaran Satreskrim Polres Purwakarta berhasil menangkap pelaku begal yang kerap meresahkan warga di Karawang maupun Purwakarta.

Begal Kambuhan Ini Akhirnya Ditembak Polisi, Dikenal Sadis terhadap Korbannya
tribunjabar/haryanto
Begal yang ditembak kaki kanannya saat digiring ke ruang tahanan Mapolres Purwakarta, Ciseureuh, Purwakarta, Kamis (28/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Jajaran Satreskrim Polres Purwakarta berhasil menangkap pelaku begal yang kerap meresahkan warga di Karawang maupun Purwakarta.

Kasatreskrim Polres Purwakarta AKP Handreas Ardian mengatakan pelaku merupakan residivis, yang pernah divonis dua tahun penjara dalam kasus yang sama.

Bahkan, saat akan ditangkap tersangka yang berinisial BS ini berniat melarikan diri dan mencoba melawan petugas.

"Penangkapan dilakukan di Cikampek, Kamis (28/2/2019) dini hari. Pelaku kami lakukan tindakan tegas terukur pada kakinya, karena berusaha kabur dan melawan petugas," kata Handreas saat ditemui di Mapolres Purwakarta, Ciseureuh, Purwakarta.

Handreas menjelaskan pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) itu sering kali melakukan aksinya secara sadis terhadap korbannya.

Modus operandi yang dilakukan warga Karawang itu dengan cara memepet motor korban, dan menendangnya hingga terjatuh.

Setelah itu pelaku merampas dan membawa kabur motor korban. Bahkan, dalam aksinya yang bisa dilakukan malam hari, pelaku tidak segan-segan melukai korban dengan senjata tajam.

"Aksinya di Purwakarta telah tercatat sebanyak tiga kali. Bahkan korbannya di Purwakarta pernah ada yang dibacok bagian punggung," ujarnya.

Hujang Deras Bikin Dua Rumah Ambruk, Kecamatan Sindangkerta KBB Pun Terancam Pergeseran Tanah

Barang bukti yang didapat dari pelaku baru satu unit motor Honda Beat milik korban NS. Serta senjata tajam yang sering kali digunakan pelaku untuk melukai korbannya.

Meski demikian, dalam kasus ini pihaknya akan terus mendalami dan mengembangkannya. Sebab, selain laporan dari korban NS yang dibegal pada Minggu (24/2/2019), pihaknya juga mendapat dua laporan serupa dari warga Purwakarta.

Akibat perbuatannya, selain dihadiahi timah panas di kaki kanannya, BS kini mendekam di sel tahanan Mapolres Purwakarta.

"Tersangka dikenakan pasal 365 KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara," katanya.


Penulis: Haryanto
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved