Polres Indramayu Ringkus 14 Maling Motor dan Begal, 4 Pelaku Ditembak karena Bahayakan Polisi

Polres Indramayu ringkus 14 maling motor dan begal, empat di antaranya ditembak karena bahayakan petugas.

Polres Indramayu Ringkus 14 Maling Motor dan Begal, 4 Pelaku Ditembak karena Bahayakan Polisi
istimewa
Kapolres Indramayu, AKBP M Yoris MY Marzuki (kedua kanan) beserta jajarannya menunjukkan sejumlah barang bukti dalam konferensi pers di Malpores Indramayu, Jalan Gatot Subroto, Kabupaten Indramayu, Rabu (27/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, INDRAMAYU - Jajaran Polres Indramayu berhasil meringkus 14 begal dan maling motor dalam kurun 10 hari.

Empat pelaku di antaranya terpaksa dihadiahi timah panas karena membahayakan nyawa petugas saat akan diamankan.

Kapolres Indramayu, AKBP M Yoris MY Marzuki, mengatakan, 14 maling motor itu diamankan dalam Operasi Jaran Lodaya 2019.

Menurut dia, operasi tersebut dilaksanakan pada 14-24 Februari 2019 di wilayah Kabupaten Indramayu.

"Dalam operasi itu kami berhasil mengamankan dan menangkap para pelaku jaringan curanmor dan curas," kata AKBP M Yoris MY Marzuki dalam konferensi pers di Malpores Indramayu, Jalan Gatot Subroto, Kabupaten Indramayu, Rabu (27/2/2019).

Daei tangan para pelaku polisi berhasil mengamankan puluhan kendaraan bermotor yang diduga hasil kejahatan.

Barang bukti yang diamankan di antaranya, 43 unit sepeda motor dan satu unit mobil beserta sejumlah peralatan yang digunakan para maling itu.

Ia mengakui sebagian tersangka yang diamankan merupakan target operasi jajarannya dan ada juga yang bukan.

Mereka berinisial KSP, YY, IN, ACG, AMR, ARF, SRN, NFS, TSK, ADL, ALS, RHN, SPD, dan ALF.

"Mereka itu ada komplotan maling motor, penadah barang curian, dan begal juga," ujar AKBP M Yoris MY Marzuki.

Menurut dia, para tersangka juga sedikitnya telah beraksi di 15 TKP di Kabupaten Indramayu.

Diduga masih ada TKP lainnya di wilayah Cirebon, Kuningan, Majalengka, bahkan hingga Jakarta.

"Empat orang di antaranya terpaksa dilakukan tindakan tegas dan terukur karena mencoba melawan serta membahayakan petugas saat akan diamankan," kata AKBP M Yoris MY Marzuki.

Impor Cabai Kering Membuat Harga Cabai di Tingkat Petani Turun Drastis

9 Juta Masyarakat Percaya Hoaks Pemerintah Larang Azan, Jokowi Ajak Tokoh dan Warga NU Lakukan Ini

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved