Pilpres 2019

Jokowi dan Prabowo Gagal Paham, Sesi Penayangan Video di Debat Capres-Cawapres Dihilangkan

KPU RI akan hilangkan sesi penayangan video singkat pada debat ketiga antar cawapres nanti.

Jokowi dan Prabowo Gagal Paham, Sesi Penayangan Video di Debat Capres-Cawapres Dihilangkan
Kompas.com/Fitria Chusna Farisa
Ketua KPU, Arief Budiman. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - KPU RI akan hilangkan sesi penayangan video singkat pada debat ketiga antar cawapres nanti.

Sebelumnya penayangan video diputar pada segmen keempat saat debat capres kedua kemarin.

Alasan penghilangan video karena kedua calon presiden tidak mendapat pemahaman cukup soal esensi yang terkandung, karena durasi terlalu singkat, hanya 30 detik.

Katanya, penghilangan video ini awalnya diusulkan oleh kedua tim kampanye.

"TKN 01 maupun BPN 02 mengusulkan terkait dengan film itu kan kemarin agak susah dipahami maknanya. memang kemarin durasi pemutaran film kan hanya 30 detik," kata Ketua KPU RI Arief Budiman di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Selasa (26/2/2019).

Kim Kurniawan Anggap Piala Presiden Ronde Kedua Setelah Piala Indonesia

Seperti di Indonesia, Pemain Naturalisasi akan Warnai Liga China 2019

Untuk itu KPU memilih kembali seperti konsep awal, yakni pertanyaan diberikan secara oral.

"Kemungkinan kita akan ubah terkait dengan metode penyampaian pertanyaan melalui gambar film. Pertanyaan akan disampaikan oral, bukan dengan film atau gambar," ujarnya.

Mengenai sesi pertanyaan langsung dari audiens, diakui Arief Budiman, KPU membutuhkan waktu untuk mematangkan konsep itu. Sedangkan debat ketiga hanya menyisakan kurang dari satu bulan lagi.

Akhirnya, kedua kubu menyarankan KPU RI menerapkan konsep tersebut di debat keempat.

"Mereka merespon positif, tapi menurut mereka persiapannya terlalu mepet. Nanti malah kita nggak mendapatkan penanya yang terkualifikasi. Jadi, mereka mengusulkan kalau toh metode itu mau diterapkan, itu bisa diterapkan di debat berikutnya, bukan di debat ketiga," tutur Arief. (Tribunnews/Danang Triatmojo)

KPU Ciamis Temukan Ratusan Surat Suara Rusak

Meski Sepi, Toko Buku Komik Lawas Ini Tetap Buka, Yuk Mampir

Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved