Ibu Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkan, Mengaku Jengkel dengan Suaminya di Cianjur, Polisi Tak Percaya

Pelaku pembunuhan bayi yakni LS (20) yang merupakan asisten rumah tangga (ART) di satu rumah di Kompleks Arinda, Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Ibu Bunuh Bayi yang Baru Dilahirkan, Mengaku Jengkel dengan Suaminya di Cianjur, Polisi Tak Percaya
TribunJakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Rekonstruksi kasus pembunuhan bayi di Pondok Aren, berlokasi di sekitar Polres Tangsel, Selasa (26/2/2019) 

TRIBUNJABAR.ID, TANGERANG SELATAN - Kasus pembunuhan bayi oleh ibu kandungnya sendiri masih terus diselidiki Polres Tangerang Selatan, termasuk siapa ayah dari bayi malang tersebut.

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Alexander Yurikho menjelaskan, penyidik sudah mendapatkan titik terang tentang ayah kandung bayi tersebut.

Pelaku pembunuhan bayi yakni LS (20) yang merupakan asisten rumah tangga (ART) di satu rumah di Kompleks Arinda, Pondok Aren, Tangerang Selatan.

Dia mengaku menghabisi anaknya sendiri karena  kecewa terhadap "suaminya" yang tidak bertanggung jawab.

Perbuatan LS  diungkap setelah polisi setelah mendapat laporan warga  pada 18 Februari 2019.

Pekerja rumah tangga lainnya,  mencium bau busuk. Lalu, mencari asal bau tersebut dan menemukan jasad bayi di gudang rumah.

Menurut Alexander, tersangka LS mengatakan kepada petugas bahwa sang ayah bayi berada di Cianjur, Jawa Barat. 

Setelah diselidiki, ternyata pria tersebut adalah mantan suaminya. LS sudah bercerai sejak 2017.

"Kami kemudian menelusuri di Cianjur Jawa Barat, yang bersangkutan memang pernah memiliki suami namun sudah cerai di 2017, tidak wajar kehamilan 9 bulan itu dilempar ke eks suaminya," ucap Alexander, Selasa (26/2/2019).

Lalu, penyelidikan dilakukan lebih mendalam dan diketahui LS pernah berhubungan dengan seorang laki-laki di Jakarta.

"Kita telusuri pada Juni 2018, LS pernah berhubungan dengan seseorang di Jakarta yang bernama MM yang diduga kuat MM adalah bapak kandung (bayi)," ucap Alexander

Halaman
12
Editor: Ravianto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved