Sepanjang Februari, Sembilan Kurir Narkoba di Purwakarta Diciduk Polres Purwakarta

Kapolres Purwakarta, AKBP Matrius menyebut para pelaku rata-rata menjadi kurir atau pengedar sekaligus menggunakan narkoba di wilayah hukumnya.

Sepanjang Februari, Sembilan Kurir Narkoba di Purwakarta Diciduk Polres Purwakarta
haryanto/tribun jabar
Kapolres Purwakarta, AKBP Matrius saat menggelar konferensi pers pengungkapan kasus narkoba, di Mapolres Purwakarta, Ciseureuh, Purwakarta, Selasa (26/2/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Dalam waktu 20 hari terakhir pada Februari 2019, Satres Narkoba Polres Purwakarta berhasil menciduk sembilan pelaku penyalahgunaan narkoba.

Kapolres Purwakarta, AKBP Matrius menyebut para pelaku rata-rata menjadi kurir atau pengedar sekaligus menggunakan narkoba di wilayah hukumnya.

Hal itu dikatakannya saat dilakukan konferensi pers pengungkapan kasus narkoba, di Mapolres Purwakarta, Ciseureuh, Purwakarta.

"Sepanjang bulan Februari 2019, ada sembilan kasus yang berhasil diungkap. Narkotika jenis sabu seberat 13.71 gram dan ganja seberat 14.5 gram ganja berhasil diamankan," kata Matrius, pada Selasa (26/2/2019).

DS, SL, YP, HH, INH, KK, WM, RT, dan F merupakan kesembilan pelaku yang kini berseragam oranye bertuliskan 'Tahanan Polres Purwakarta'.

Matrius mengatakan selain belasan gram kristal sabu dan ganja, telepon genggam yang digunakan para pelaku untuk bertransaksi pun menjadi barang bukti yang diamankan.

Termasuk pula sejumlah bungkus rokok yang digunakan pengedar tersebut untuk menyamarkan barang haram jualannya.

Guna melancarkan aksinya dan agar tidak mudah dicurigai, kesembilan pelaku menjual narkoba itu dengan cara tempel di suatu tempat.

Tempat tersebut telah disepakati sebelumnya dengan para pengguna narkoba yang telah membelinya.

"Salah satu pelaku adalah wanita. Mereka terungkap berdasarkan laporan dan informasi masyarakat, lalu dikembangkan oleh kami. mlmulai dari satu pelaku, lalu berkembang ke pelaku lainnya," ucapnya.

Kapolres menjelaskan bahwa tersangka tindak pidana narkoba itu tercatat sebagai warga Purwakarta, Karawang, dan Subang.

Bahkan mirisnya, selain rata-ratanya adalah pengangguran, Matrius menegaskan kurir narkoba ditangkapnya itu lulusan SD dan SMP.

"Tidak hanya berhenti di sembilan tersangka ini, kami akan terus ungkap kasus narkoba lainnya, hingga habis," ujar dia menambahkan.

Atas perbuatannya pelaku dikenakan pasal 114 ayat (1) dan atau pasal 112 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Penulis: Haryanto
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved