Wisata di Garut Belum Ramah Disabilitas, Ini Diakui oleh Wakil Bupati

Objek wisata di Kabupaten Garut belum ramah terhadap kaum disabilitas, padahal mereka juga mempunyai hak yang sama untuk mendapat fasilitas.

Wisata di Garut Belum Ramah Disabilitas, Ini Diakui oleh Wakil Bupati
tribunjabar/firman wijaksana
Ilustrasi: Pengunjung berswafoto di menara pandang Taman Wisata Alam, Gunung Papandayan, Kecamatan Cisurupan, Garut, Senin (31/12/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Objek wisata di Kabupaten Garut belum ramah terhadap kaum disabilitas, padahal mereka juga mempunyai hak yang sama untuk mendapat fasilitas.

Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, mengakui banyak objek wisata di Garut yang belum memiliki fasilitas untuk penyandang disabilitas.

Pemenuhan fasilitas itu harus menjadi prioritas.

"Kami kan sedang RPJMD. Keinginan itu jadi masukan ke kami juga untuk membuat fasilitas bagi disablitas," ucap Helmi usai menghadiri seminar pariwisata goes to difabel di Fave Hotel, Jalan Cimanuk, Senin (25/2/2019).

Pembangunan fasilitas bagi disabilitas, lanjutnya, harus segera dilakukan. Jangan sampai kalah dari negara lain. Apalagi Garut jadi salah satu tujuan wisata.

Sebagai destinasi wisata, sudah jadi kewajiban untuk memenuhi hak kaum disabilitas. Hotel, rumah makan, dan objek wisata lainnya harus memiliki fasilitas yang layak.

"Termasuk toilet juga harus sesuai standarnya bagi disabilitas. Jadi mereka berwisatanya juga nyaman. Termasuk pembuatan trotoar bagi tunanetra juga sudah kami buat," katanya.

Aksi Jalan Mundur Kaum Disabilitas, Protes Minimnya Perhatian Pemerintah [VIDEO]

Menurut Helmi, salah satu objek wisata yang tengah dibangun fasilitas bagi disabilitas yakni di Situ Bagendit. Pihaknya pun akan mengarahkan semua tempat wisat untuk bisa lebih layak bagi disabilitas.

"Coba kami usahakan untuk ramah. Idealnya harus ada semua, hotel, rumah makan, jalan juga sama," ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Garut, Budi Gan Gan, mengatakan pihaknya tengah mengupayakan untuk menjadi daerah wisata yang ramah disabilitas.

"Kami juga minta dorongan ke provinsi dan pusat untuk membantu. Termasuk meminta masukan dari kaum disabilitas," ucap Budi.

Ia menyebut tengah merencanakan pembangunan fasilitas tersebut. Jika sudah ramah, tentunya bisa meningkatkan kunjungan wisatawan. (firman wijaksana)

Pegawai Perkebunan di Cibalong Garut Tewas Akibat Disengat Lebah

Banjir Lumpur Setebal 60 Cm di Cisurupan Garut, Akses Jalan ke Garut Selatan Pun Sempat Tertutup

Penulis: Firman Wijaksana
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved