Diprotes Pengemudi, Kemhub Batalkan Rencana Pembatasan Jam Kerja Ojek Online

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi mengatakan para pengemudi ojek online keberatan dengan rencana pembuatan jam kerja tersebut.

Diprotes Pengemudi, Kemhub Batalkan Rencana Pembatasan Jam Kerja Ojek Online
Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari
Ratusan pengemudi ojek online di Kantor Gojek, Kota Bandung, Kamis (30/8/2018). 

TRIBUNJABAR.ID, JAKARTA- Rencana membatasi jam kerja ojek online dibatalkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Pembatalan rencana membatasi jam kerja ojek online itu menyusul banyaknya protes dari para pengemudi.

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi mengatakan para pengemudi ojek online keberatan dengan rencana pembuatan jam kerja tersebut.

"Dari para pengemudi tidak mau karena beralasan mereka pun tidak kerja terus-menerus, ada waktu istirahatnya," kata Budi ketika dihubungi oleh Kontan.co.id, Jumat, (22/2/2019).

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan berniat pembuatan aturan mengenai jam kerja ojek online yang rencananya dibatasi 8 jam dalam satu hari.

Hari Ini, Tiket Kereta Api untuk Mudik Lebaran 2019 Sudah Dapat Dipesan

AHY Bocorkan Kabar Baru Ani Yudhoyono yang Kanker Darah, Istri SBY Tahan Banting Meski Sakit Parah

Rancangan aturan tersebut mengatur tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor Yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat.

Mereka beralasan aturan tersebut dibuat untuk alasan keselamatan. "Ini juga merupakan penyeimbangan dan masukan dari kementerian tenaga kerja," ujarnya.

Budi pun telah mengonfirmasi bahwa rencana pembuatan pasal tersebut saat ini telah dibatalkan.

"Sudah kami hapus pasalnya. Intinya (ojek online) tidak dibatasi waktu dan dibebaskan sesuai dengan kemampuan mereka mengemudi," Jelasnya.

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved