Kanker Harus Dicegah, Bisa Konsultasi dan Lakukan Pemeriksaan di Kantor Yayasan Kanker Indonesia

Ratusan perempuan memperingati Hari Kanker Sedunia di CFD Dago, Minggu (24/2/2019).

Kanker Harus Dicegah, Bisa Konsultasi dan Lakukan Pemeriksaan di Kantor Yayasan Kanker Indonesia
Tribun Jabar/Tiah SM
Ratusan perempuan menghadiri peringatan Hari Kanker Sedunia di CFD Dago, Minggu (24/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Tiah SM

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Ratusan perempuan dari berbagai komunitas berkumpul di Dago Cikapayang, Minggu (24/2/2019).

Berkumpulnya kaum hawa ini untuk memperingati Hari Kanker Sedunia yang dipimpin Ketua Yayasan Kanker Indonesia Kota Bandung, Siti Muntamah Oded M Danial.

Umi, sapaan istri wali kota Bandung, mengajak kaum perempuan untuk hidup sehat dengan menjaga pola makan.

Umi yang didampingi istri wakil wali kota Bandung, Yunimar Yana Mulyana, sangat berterima kasih kepada kaum perempuan Kota Bandung yang telah mengedukasi sesama perempuan untuk mencegah kanker sejak dini.

"Kami Yayasan Kanker Indonesia selalu memberikan edukasi dan sosialisasi untuk mencegah kanker sejak dini," ujar Umi.

Menurut Umi, setahun terakhir sudah ada 5.000 wanita yang memeriksakan diri untuk mencegah kanker serviks.

"Jika diketahui sejak dini kanker bisa disembuhkan, maka periksa kesehatan sejak dini dan konsultasi ke Yayasan Kanker Indonesia Cabang Kota Bandung, gratis tanpa dipungut biaya," ujar Umi.

Umi merasa bersyukur berkat gencarnya sosialisasi mencegah kanker, banyak yang konsultasi dan memeriksakan diri ke kantor Yayasan Kanker Indonesia Cabang Kota Bandung, di Jalan Cikutra 276, dekat GOR Citra.

Umi meminta agar wanita Indonesia, khususnya warga Kota Bandung, untuk mencegah kanker serviks dan kanker payudara.

Selain menjaga pola hidup sehat, juga harus menghindari makan 3 P (pengawet, pewarna, dan penyedap) .

Menurut Umi kanker serviks termasuk jenis kanker yang mematikan bagi kaum perempuan, tetapi justru kanker serviks adalah satu–satunya kanker yang bisa dicegah.

"Kanker tidak datang tiba-tiba tapi bertahap membutuhkan waktu sekitar 10 tahun atau lebih untuk berkembang menjadi kanker serviks yang mematikan. Jika diketahui sejak dini bisa dicegah dan sembuh total ," ujar Umi .

Menurut Umi sosialisasi tentang kanker selain di tempat keramaian juga ke rumah penduduk dan sekolah-sekolah.

Penulis: Tiah SM
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved