Polres Purwakarta Dalami Kasus Dugaan Pengurangan Jumlah Beras dari Program BPNT di kecamatan Maniis

Jajaran Polres Purwakarta akan mendalami kasus dugaan pengurangan jumlah beras dari program BPNT yang terjadi di Kecamatan Maniis, Purwakarta.

Polres Purwakarta Dalami Kasus Dugaan Pengurangan Jumlah Beras dari Program BPNT di kecamatan Maniis
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Ilustrasi stok beras 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Jajaran Polres Purwakarta akan mendalami kasus dugaan pengurangan jumlah beras dari program bantuan pangan non tunai (BPNT) yang terjadi di Kecamatan Maniis, Purwakarta.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolres Purwakarta, AKBP Matrius, saat ditemui disela kegiatannya di Komplek Pemda Purwakarta, Nagri Tengah, Purwakarta.

Sebab diketahui, dari 10 kilogram beras yang seharusnya diterima warga, namun hanya delapan kilogram yang dibagikan.


Oleh karena temuan itulah, Satgas Bansos Purwakarta akan menyelidikinha lebih dalam lagi.

"Kami sedang menyelidiki lebih lanjut. Karena tentunya kami tidak ingin hal tersebut hanya menjadi asumsi saja, harus cari bukti, saksi dan lainnya untuk menguatkan," kata Matrius pada Kamis (21/2/2019).

Pendalaman dan pencarian bukti lainnya, kata Matrius kasus itu agar tidak hanya menjadi prasangka semata.

Selain itu ia pun berkomitmen untuk tetap menyelesaikan dugaan kasus penyunatan bansos tersebut.

Bahkan, Matrius menyebut tidak hanya satu kecamatan saja, namun akan mengecek seluruh kecamatan di Purwakarta.

Dalam 4 Hari, 3 TKI asal NTT Meninggal di Malaysia

Halaman
12
Penulis: Haryanto
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved