Dedi Mulyadi Nilai Elektabilitas 11,3 Persen Tunjukkan Golkar Sudah Keluar dari Zona Menyedihkan

Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai, angka elektabilitas 11,3 persen yang didapat Partai Golkar

Dedi Mulyadi Nilai Elektabilitas 11,3 Persen Tunjukkan Golkar Sudah Keluar dari Zona Menyedihkan
istimewa
Dedi Mulyadi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai, angka elektabilitas 11,3 persen yang didapat Partai Golkar dari hasil survei Lingkaran Survei Indonesia atau LSI Denny JA menunjukkan bahwa Partai Golkar sudah keluar dari zona bahaya.

“Kalau 11 persen bisa dikatakan sudah keluar dari zona menyedihkan. Tapi belum hebat. Kalau di bawah 10 persen baru menyedihkan,” ujar Dedi Mulyadi di Purwakarta, Kamis (21/2/2019).

Dedi menjelaskan, Partai Golkar yang notabene adalah salah satu partai politik tertua di Indonesia selama ini tidak pernah berada di bawah 14 persen.

“ Sejelek-jeleknya Partai Golkar, minimal di angka 14 persen. Tinggal bagaimana sekarang bekerja keras untuk meraih minimal 14 persen di survei. Sehingga di waktu pencoblosan bisa 20 persen,” ucapnya.

Agar target elektabilitas minimal 14 persen bisa tercapai, Dedi berharap DPP Partai Golkar melakukan langkah fundamental untuk mendongkrak elektabilitas partai berlambang pohon beringin tersebut.

“Langkahnya adalah membangun konten politik yang dimengerti publik,” katanya.

Selain itu, langkah lain untuk meningkatkan elektabilitas Partai Golkar adalah mengambil efek elektoral calon Presiden dan Wakil Presiden RI nomor urut 01 Joko Widodo-Maruf Amin.

Jelang Duel Manchester United vs Liverpool, Georginio Wijnaldum Waspadai Kekuatan Baru Setan Merah

“Golkar harus membuat konten-konten politik bahwa Pak Jokowi adalah Golkar atau yang disebut membuat asosiasi Sekarang ini Pak Jokowi belum terlalu terasosiasi secara sempurna dengan Golkar,” ujarnya.

Dedi pun berharap para kader Partai Golkar bisa total memenangkan pasangan Jokowi-Maruf Amin serta menyampaikan keberhasilan pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla.

“Kader Golkar jangan ragu lagi ngomong tentang Pak Jokowi. Kalau dukung Pak Jokowi dukung maksimal agar elektoral bisa didapat. Jangan jadi banci, ke sana enggak, ke sini enggak,” kata Dedi.

Aksi Teatrikal & Tarian Gadis Thailand Warnai Tabur Bunga Mengenang Longsor TPA Leuwigajah

Dedi mengatakan, kemampuan individu kader Partai Golkar yang kerap terjun ke masyarakat selama ini mampu menyumbang 2-3 persen untuk elektabilitas partai.

“Seluruh kader di daerah harus jalan semua. Pokoknya yang bersifat kanvasing harus jalan. Dari sisi itu, Golkar punya kemampuan individu. Hitungan saya, kemampuan individu mampu mendongkrak 2 sampai 3 persen,” ujarnya.

Penulis: Haryanto
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved