Ribuan Warga Tasikmalaya Akan 'Nyoblos' di Luar Kota pada Pemilu Nanti

Sejumlah pemilih itu ialah mereka yang tercatat pada DPTb (Daftar Pemilih Tambahan) kategori pemilih keluar.

Ribuan Warga Tasikmalaya Akan 'Nyoblos' di Luar Kota pada Pemilu Nanti
Tribunnews
Ilustrasi pemilu 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Berdasarkan rapat pleno yang dilakukan KPU Kabupaten Tasikmalaya beberapa waktu lalu, diketahui sebanyak 1.905 warganya akan memilih di luar daerah Kabupaten Tasikmalaya.

Ketua KPU Kabupaten Tasikmalaya, Zamzam Zamaludin menjelaskan bahwa sejumlah pemilih itu ialah mereka yang tercatat pada DPTb (Daftar Pemilih Tambahan) kategori pemilih keluar.

Adapun DPTb ialah pemilih yang sudah tercatat di DPT namun mengajukan permohonan memilih di tempat berbeda dari lokasi yang sudah didata. Kategorinya ada dua yakni DPTb masuk dan DPTb keluar.


"Adapun pemilih yang sebelumnya terdaftar bukan di Kabupaten Tasikmalaya namun akan melaksanakan pemilihan di sini atau DPTb masuk sebanyak 1.232 pemilih," kata Zamzam saat dihubungi Tribun Jabar, Rabu (20/2/2019).

Secara keseluruhan, jumlah DPTb di Kabupaten Tasikmalaya dari 39 kecamatan sebanyak 1.366.465 pemilih.

Selain DPTb di KPU juga terdapat data pemilih yang masuk dalam kategori Daftar Pemilih Khusus (DPK).

HOAKS, Surat Undangan Pelatihan Perawat Pencegah dan Pengendali Infeksi Beredar di Masyarakat

Pemilih ini menurut penjelasan Zamzam, ialah mereka yang pada saat pendataan DPT sebelumnya belum memiliki KTP el, atau telah punya KTP el namun tidak berada di lokasi saat pendataan.

"Selain itu terdapat pembaruan data pemilih yang masuk kategori Daftar Pemilih Khusus, sebanyak 2.698 pemilih yang terdiri dari 1.378 pemilih laki-laki, dan 1.320 pemilih perempuan," lanjutnya.

Sementara itu, untuk di Kota Tasikmalaya, Ketua KPU, Ade Zaenul Mutaqin mengatakan secara keseluruhan terdapat penambahan 48 pemilih dari angka DPT yang semula sebanyak 484.389 pemilih.

"Sebanyak 302 pemilih kategori pemilih di DPTb masuk, dan 254 pemilih DPTb keluar, kata Ade.

Masa Kecil Jokowi yang Hidup di Bantaran Sungai, Was-was Kalau Hujan Turun, dan Pernah Digusur

Neneng Hassanah Yasin Mengundurkan Diri dari Jabatan Bupati Bekasi

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved