Warga Keluhkan Kondisi Pintu Perlintasan Kereta di Dekat Stasiun Rancaekek Sering Bikin Macet

Kemacetan yang sering terjadi sekitar pintu perlintasan kereta api tersebut karena terjadinya penyempitan jalur saat memasuki pintu perlintasan.

Warga Keluhkan Kondisi Pintu Perlintasan Kereta di Dekat Stasiun Rancaekek Sering Bikin Macet
Tribun Jabar/ Hakim Baihaqi
Kondisi perlintasan kereta api di Jalan Raya Rancaekek-Majalaya, Selasa (19/2/2019). 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Warga Kecamatan Rancaekek, mengeluhkan sering terjadinya kemacetan di sekitar pintu perlintasan kereta api Stasiun Rancaekek, Kabupaten Bandung.

Kemacetan yang sering terjadi sekitar pintu perlintasan kereta api tersebut, yakni berada di Jalan Raya Rancaekek-Majalaya, karena terjadinya penyempitan jalur saat memasuki pintu perlintasan.

Dari pantauan Tribun Jabar, Selasa (19/2/2019), pada sisi Jalan Raya Rancaekek-Majalaya, terdapat dua tiang portal otomatis berwarna putih merah yang akan menutup menghentikan laju kendaraan saat ada kereta api melintas.


Kedua badan portal otomatis yang berada di bahu jalan tersebut, terlihat menjorok kebagian dalam, sehingga mengalami penyempitan leher botol (bottleneck).

Akibat penyempitan tersebut, tak jarang kendaraan yang memiliki lebih dari sumbu, terpaksa bergantian untuk melintas, sehingga menimbulkan antrean panjang kendaraan.

Warga sekitar, Onang (60), mengatakan, setiap tahunnya kemacetan yang terjadi di sekitar pintu perlintasan tersebut semakin parah, ditambah jalur Rancaekek-Majalaya sering dilintasi oleh kendaraan besar industri.

Kecelakaan di Tol Cipularang Kilometer 110, Libatkan Dua kendaraan dan Terekam Video Amatir

"Jadi pemandangan sehari-hari, tidak pernah sepi," kata Onang di sekitar pintu perlintasan kereta api Stasiun Rancaekek, Kabupaten Bandung, Selasa (19/2/2019).

Seorang pengendara, Muhammad Firmansyah (30), mengatakan, kalau ia setiap harus memiliki kesabaran ekstra untuk melintasi jalan tersebut, terutama pada waktu dan sore hari.

Dikatakan Firmansyah, akibat hambatan di pintu perlintasan tersebut, waktu tempuh dari Kecamatan Solokanjeruk menuju Kecamatan Cileunyi jauh lebih lama, dibandingkan beberapa tahun lalu.

"Biasanya 30 menit, kalau macet bisa 40 menit. Emang tidak terlalu lama, tapi kan kalau dibiarkan bisa semakin lama," katanya.

Cerita Ani Yudhoyono Selama Jalani Pengobatan Kanker Darah: Syukuri Nikmat Allah Detik Demi Detik

Eddy Soeparno: Industri Pangan Potensi Atasi Permasalahan Lapangan Kerja

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved