Polres Purwakarta Pasang Garis Polisi di Sekitar Ladang Ganja, Curiga Pelaku Tak Sendirian

Polres Purwakarta akan memasang plang peringatan di lokasi penemuan ladang ganja di Kecamatan Sukasari, Purwakarta

Polres Purwakarta Pasang Garis Polisi di Sekitar Ladang Ganja, Curiga Pelaku Tak Sendirian
ISTIMEWA
Polisi temukan ladang ganja yang ditanami ribuan pohon ganja di lahan seluas 1,5 hektare di Kampung Bedeng, Desa Kutamanah, Sukasari, Purwakarta, Sabtu (16/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA- Jajaran Satres Narkoba Polres Purwakarta akan memasang plang peringatan di lokasi penemuan ladang ganja di Kecamatan Sukasari, Purwakarta.

Rencana tersebut akan dilakukan agar tempat kejadian perkara (TKP) kasus tanaman ganja siap panen itu tidak ada yang mengubahnya.

Hal itu dikatakan oleh Kasatres Narkoba Polres Purwakarta, AKP Heri Nurcahyo, ketika dikonfirmasi Tribun Jabar melalui telepon, Selasa (19/2/2019).

"Di lokasi penemuan ganja akan dipasang plang dan diberi garis polisi. Tujuannya agar TKP menjadi status quo, tidak ada yang merusak, mengambil, bahkan mengurangi apapun yang ada disitu," kata Heri Nurcahyo.

Hal itu dilakukan karena pihaknya bertekad untuk mengembangkan kasus penemuan 1.300 batang pohon ganja di Purwakarta.

Lima Fakta Temuan Ribuan Batang Pohon Ganja di Purwakarta, Bikin Kaget Semua Orang

Ganja di Lahan Perhutani Purwakarta Ditanam Akhir 2018, 5 Hari Lagi Panen Tapi Keburu Terungkap

Kasat Narkoba Polres Purwakarta AKP Heri Nurcahyo saat menanyai tersangka kasus narkotika jenis shabu-shabu berinisial Lm di Mapolres Purwakarta, Jumat (24/11/2017).
Kasat Narkoba Polres Purwakarta AKP Heri Nurcahyo saat menanyai tersangka kasus narkotika jenis sabu-sabu berinisial Lm di Mapolres Purwakarta, Jumat (24/11/2017). (Tribunjabar/Mega Nugraha)

Penyelidikan dan pengembangan kasus, kata Heri, bisa berawal dari TKP yang belum berubah seperti semula.

Heri mencurigai adanya pelaku lain yang turut serta dalam penanaman pohon ganja di antara pohon-pohon besar lainnya di sekitar lokasi kejadian.

"Apakah betul tersangka penanaman pohon itu hanya satu orang, apakah betul tidak ada orang yang tahu selama ini disitu ada ganja, dan sebagai-sebagainya," ujarnya.

Oleh karena itulah, peningkatan status di TKP itu agar tidak ada warga ataupun pihak lain yang memasuki ladang ganja.

"Kalau lahan itu jadi status quo, tidak ada yang keluar masuk," ucap dia.

Penulis: Haryanto
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved