6 Fakta Pembunuhan Sopir Taksi Online di Garut, Cari Calon Korban di Google & Terancam Hukuman Mati

Fakta-fakta pembunuhan sopir taksi online di Cikajang. Mencari korban di Google dan mobil curian sempat mogok.

6 Fakta Pembunuhan Sopir Taksi Online di Garut, Cari Calon Korban di Google & Terancam Hukuman Mati
Tribun Jabar/Firman Wijaksana
Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna menunjukkan barang bukti dan foto korban pembunuhan di Mapolres Garut, Senin (18/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Firman Wijaksana

TRIBUNJABAR.ID, GARUT - Polres Garut membekuk dua pelaku pembunuhan seorang warga Kota Bandung yang berprofesi sebagai sopir taksi online.

Para pelaku membuang jasad korban ke jurang di wilayah Kecamatan Cikajang.

Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna, mengatakan peristiwa pembunuhan terjadi pada 30 Januari 2019. Pihaknya baru menerima laporan pembunuhan pada 31 Januari 2019, setelah warga menemukan jasad korban.

Dari hasil penyelidikan, pembunuhan kepada korban atas nama Yudi alias Jablay (26), dilakukan oleh dua pelaku berinisial JS alias Keling dan D alias Abang.

Berikut fakta-fakta pembunuhan ini:

1. Pelaku sopir angkot dan sedang terjerat hutang

"Kedua pelaku ini profesinya sebagai sopir angkot. Pelaku sedang terjerat hutang. Jadi berniat merampok dengan cara merental mobil korban," ujar AKBP Budi Satria Wiguna di Mapolres Garut, Senin (18/2).

Pembunuhan yang dilakukan kedua pelaku cukup keji. Saat sampai di dekat rumah saudara salah satu pelaku di Kecamatan Sukaresmi, korban dicekik. Korban lalu dipukul dengan tangan kosong.

"Wajah korban juga dipukul memakai kampak. Bahkan tubuh korban sampai digilas menggunakan mobil. Jasadnya dibuang ke jurang," ucapnya.

Halaman
123
Penulis: Firman Wijaksana
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved