Epiknya Album Anthera dari Band ''Rubah Di Selatan'', Padukan Musik Tradisional dan Modern

Band yang pernah tampil di Eropa ini justru memadukan antara alat musik tradisional dan modern hingga menghasilkan alunan musik yang epic

Epiknya Album Anthera dari Band ''Rubah Di Selatan'', Padukan Musik Tradisional dan Modern
Istimewa
Personel Rubah Di Selatan Mallinda (vokal, tengah), Gilang (gitar, tengah), Adnan (keyboard, kanan), dan Ronnie (perkusi etnik, kiri) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Putri Puspita

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Di saat banyak bermunculan musik kekinian di era modern, band Rubah Di Selatan justru membawa alat musik tradisional dalam musiknya.

Jika sebelumnya alat musik tradisional hanya dimainkan untuk acara tertentu dan hanya bisa dikombinasikan dengan alat musik tradisional lainnya, hal ini justru terbantahkan oleh Rubah Di Selatan.

Band asal Yogyakarta yang pernah tampil di Eropa ini justru memadukan antara alat musik tradisional dan modern hingga menghasilkan alunan musik yang epic.


Band yang beranggotakan Mallinda (vokal), Gilang (gitar), Adnan (keyboard), dan Ronnie (perkusi etnik) telah membangun Rubah Di Selatan sejak 2015 dan semakin dikenal saat ini.

Seringkali tampil di berbagai gigs dan bahkan tampil di acara televisi, Rubah Di Selatan saat ini memberikan kabar gembira bagi penikmat lagunya.

"Sebenarnya kita sempat panik dan resah karena albumnya nggak rilis aja. Ini adalah hal yang pertama kali buat kami semua jadi bingung dan sempet kebanyakan mikir banyak yang kurang. Tapi akhirnya rilis juga pada 1 Februari," ujar Gilang saat ditemui di Spasial, Jalan Gudang Selatan No 22, beberapa waktu lalu.

Album pertama Rubah Di Selatan bernama Anthera, Gilang mengatakan jika nama Anthera dimbil dari lagu terakhir di album ini yang berjudul 'Leaving Anthera'.

Digerebek, Oknum Satpol PP yang Jadi Kurir Sabu Nekat Ceburkan Diri ke Sungai untuk Kabur

Anthera diambil dari bahasa latin yang artinya putik bunga, maksudnya adalah lagu-lagu di album ini adalah bunga-bunga yang nantinya akan berkembang.

"Harapannya sih Anthera menjadi bibit pertama dalam berkarya yang nantinyanakan terbang kemana-mana," ucapnya.

Halaman
123
Penulis: Putri Puspita Nilawati
Editor: Seli Andina Miranti
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved