Trotoar Jalan Raya Bandung-Garut Rusak Lagi, Warga : Serba Susah Jadi Pejalan Kaki

Warga Desa Linggar, Kecamatan Rancaekek mengeluhkan, rusaknya trotoar yang baru saja dibangun di Jalan Raya Bandung-Garut, Kabupaten Bandung

Trotoar Jalan Raya Bandung-Garut Rusak Lagi, Warga : Serba Susah Jadi Pejalan Kaki
tribunjabar/hakim baihaqi
Trotoar yang baru diperbaiki di Jalan Raya Bandung-Garut ini sudah rusak lagi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Warga Desa Linggar, Kecamatan Rancaekek mengeluhkan, rusaknya trotoar yang baru saja dibangun di Jalan Raya Bandung-Garut, Kabupaten Bandung.

Berdasarkan pantauan Tribun Jabar, Kamis (14/2/2019), trotoar yang dilapisi paving block ini tampak bergelombang dan beberapa bagian paving block pun terlihat terpisah dengan bagian lainnya.

Kondisi trotoar yang rusak, paling banyak terlihat di depan pagar pembatas industri PT Vonex, terhitung ada beberapa titik kerusakan,  kerusakan terparah yakni sepanjang dua meter dengan kondisi paving block menyembul.

Warga Desa Linggar, Angga Aditya (29), mengatakan, trotoar bagi pejalan kaki seharusnya dalam kondisi nyaman, sehingga pejalan kaki bisa melintasi fasilitas publik tersebut tanpa hambatan.

"Bisa sampai rusak begitu, padahal itu baru saja dibangun tahun lalu, seharusnya buat nyaman, ini sih sama saja kaya sebelum dibangun," kata Angga di Jalan Raya Bandung Garut, Kamis (14/2/2019).

Tak hanya itu, di beberapa titik trotoar yang baru saja rampung pada akhir tahun lalu ini, kembali ditempati oleh para pedagang kaki lima (PKL), hal tersebut semakin dikeluhkan oleh pejalan kaki.

Warga lainnya, Syifa Aulia (21), mengatakan, mimpi para pejalan kaki untuk mendapatkan fasilitas trotoar yang nyaman, dianggap sesuatu yang tidak akan terwujud.

14 Februari Hari Valentine Identik Warna Pink, di KBB Setiap Tanggal 14 Justru Identik Warna Cokelat

"Serba salah jadi pejalan kaki, jalan di trotoar tidak nyaman. Kalau di jalan bahaya ketabrak," katanya.

Akibat kerusakan tersebut, pejalan kaki yang dari kejauhan berjalan di atas trotoar pun, saat mendekati titik kerusakan, terlihat menyingkir untuk menghindari dan lebih memilih berjalan di bahu Jalan Raya Bandung-Garut.


Tak hanya itu, di sepanjang trotoar ini pun terdapat deretan kotak berukuran 30 x 30 meter yang menyerupai tempat sampah, namun menghambat perjalanan para pejalan kaki.

Rumput-rumput liar yang berada di sisi trotoar tampak tumbuh subur dan sampah plastik pun terlihat berserakan di trotoar.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved