Ramai Soal Skripsi Bertemakan #2019GantiPresiden, Ini Kata Komisioner KPU Jabar

Komisioner KPU Jabar Idham Holik memberi tanggapannya. Ia mengatakan bahwa partisipasi politik diukur dari kedatangan seseorang di TPS.

Ramai Soal Skripsi Bertemakan #2019GantiPresiden, Ini Kata Komisioner KPU Jabar
UNPAD.AC.ID
Regita Anggia 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilda Rubiah

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Skripsi bertemakan '2019 Ganti Presiden' yang ditulis oleh mahasiswi Fakultas Ilmu Komunikasi Unpad, Regita Anggia (20), menjadi satu di antara topik yang diperbincangkan di media sosial.

Dalam kicauan di akun Twitter pribadinya, Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, memuji Regita.

"Wisudawan terbaik UNPAD, judul skripsinya: "Pengaruh Sikap pada #2019GantiPresiden sebagai Gerakan Populis Terhadap Partisipasi Politik Pemilih Pemula Universitas Padjadjaran Melalui Penggunaan #2019GantiPresiden di Media Sosial," kata Mardani Ali Sera dalam cuitannya.

Komisioner KPU Jabar Idham Holik memberi tanggapannya. Ia mengatakan bahwa partisipasi politik diukur dari kedatangan seseorang di TPS.

"Secara umum, tidak hanya konteks spesifik tersebut, posivitas partisipasi elektoral diukur dengan kehadiran pemilih di TPS untuk memberikan suaranya," ujar Komisioner Divisi Sosialisasi dan Pendidikan, Dr Idham Holik, saat dihubungi Tribun Jabar, Selasa (12/2/2019).

Rayakan Ulang Tahun ke 25 Abdul Aziz Dapat Kado Ipad, Ini Harapannya untuk Persib Bandung

Penjelasan Lion Air tentang Pesawat Oleng yang Kembali Mendarat Setelah 30 Menit Terbang

Menurutnya, partisipasi elektoral kritis yang tidak diiringi dengan logika berpikir yang benar, berpotensi hanya sebatas sinisme politik.

Oleh karena itu, di era politik dengan penuh kebebasan individual, agar partisipasi bermakna, Idham mengungkapkan sebaiknya dibingkai dengan etika politik dan pemahaman regulasi yang tepat.

"Partisipasi aktif atau kritis sebelum hari pemungutan suara kurang bermakna jika pemilih atau semua warga negara kalau tidak hadir memberikan suara ke TPS," ujarnya.

Lanjut Idham menegaskan, pemilih memiliki kebebasan dalam memilih siapapun di TPS saat Pemilu 2019 tiba.

5 Kisah Tragis pada Hari Valentine, Berakhir Memilukan dan Mengenaskan, Cinta Kandas karena Kematian

Radio Berperan Besar Terhadap Perubahan Sosial dan Teknologi, Yuk Pelajari Sejarahnya

Tak Temui Kesepakatan Bagi Hasil, Wisata Air Panas Nagrak Ditutup Pengelola

Penulis: Hilda Rubiah
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved