Pedagang Lemprakan akan Tempati Pasar Sumber Cirebon

Pemkab Cirebon dan DPRD Kabupaten Cirebon sepakat menempatkan ratusan pedagang lemprakan di dalam Pasar Sumber Cirebon.

Pedagang Lemprakan akan Tempati Pasar Sumber Cirebon
Tribun Jabar/Siti Masithoh
Pasar Sumber siap ditempati Januari 2019. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Pemkab Cirebon dan DPRD Kabupaten Cirebon sepakat menempatkan ratusan pedagang lemprakan di dalam Pasar Sumber Cirebon.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Cirebon, Deni Agustin, saat ditemui di Setda Kabupaten Cirebon, Kamis (14/2/2019).

Ia mengatakan bahwa ada sekitar 800 pedagang lemprakan yang tidak tertampung di dalam pasar.

Di dalam Pasar Sumber mampu menampung 549 pedagang, terdiri atas 76 pedagang yang menempati kios, 313 pedagang yang menempati los, dan 160 pedagang yang menempati lemprakan.

"DPRD Kabupaten Cirebon mendorong semua pedagang Pasar Sumber Cirebon bisa terakomodasi berjualan di Pasar Sumber Cirebon. Kalau soal ditingkatkan untuk ke depan, solusinya nanti kami pikirkan lagi," kata dia.

Politisi PDI Perjuangan Minta Rekan Koalisinya dari PSI Belajar Tata Krama dalam Berpolitik

Persib Bandung Terus Geber Latihan Menjelang Laga Kontra Arema FC, Fisik Harus Oke

Deni mengatakan bahwa yang terpenting saat ini adalah semua pedagang bisa terus berjualan.

Mengenai pedagang lemprakan yang rencananya akan ditempatkan di bahu jalan, itu di luar tanggung jawab pihaknya.

Penjabat Bupati Cirebon, Dicky Saromi, menjelaskan bahwa para pedagang lama maupun pedagang baru akan ditempatkan di dalam pasar.

Nantinya, para pedagang lemprakan bisa ditempatkan di kanan, kiri, maupun bagian belakang pasar.

"Jadi itu nanti kami harapkan tidak saling berkompetisi tapi saling mendukung satu sama lain. Jadi ada simbiosis mutualisme karena pasar kalau diramaikan, semuanya ikut ramai," kata Dicky.

Diketahui sebelumnya, bangunan Pasar Sumber hanya menampung 549 pedagang.

Jumlah itu sesuai dengan data pedagang sebelum pasar tersebut terbakar. Namun, pasackebakaran tahun 2015, jumlah pedagang mencapai 1.309 orang.

Tradisi Hari Valentine Giri Choco Mulai Ditinggalkan oleh Wanita di Jepang

Trotoar di Jalan Raya Bandung-Garut Rusak, Warga Mengeluh, Seperti Asal Jadi

Hari Valentine, Penyanyi dan Aktivis Ini Ingatkan untuk Mencintai Diri Sendiri, Ini Alasannya

Penulis: Siti Masithoh
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved