Ganja dalam Kardus Ditumpuk Ikan Teri, BNN Ringkus Dua Tersangka dan Sita 26 Kilogram Ganja

Badan Narkotika Nasional Kabupaten Cianjur menggagalkan peredaran ganja yang dikemas dalam kardus berisi ikan teri.

Ganja dalam Kardus Ditumpuk Ikan Teri, BNN Ringkus Dua Tersangka dan  Sita 26 Kilogram Ganja
tribunjabar/ferri amiril mukminin
barang bukti ganja yang ditumpuk ikan teri dalam kardus 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Badan Narkotika Nasional Kabupaten Cianjur menggagalkan peredaran ganja yang dikemas dalam kardus berisi ikan teri. Kemasan ganja yang dibungkus tertutup itu ditumpuk dengan teri dalam kardus. Dari hasil penangkapan tersebut BNN mengamankan 26 kilogram ganja yang dikirim dari jaringan Sumatera.

Kepala BNNK Cianjur AKBP Dr Basuki SH MH, mengatakan, laporan pengungkapan berawal dari informasi masyarakat yang curiga dengan aktivitas dua warga Cipanas. Laporan warga tersebut kemudian ditelusuri dan dilakukan penyelidikan.

"Dari hasil penyelidikan kami mengetahui bahwa dua tersangka atas nama HT (23) dan Yas (31) yang tinggal di Cipanas melakukan transaksi ganja dalam jumlah besar," kata Basuki saat ekpose ganja di Pendopo Cianjur, Kamis (14/2/2019).

Basuki mengatakan, pihaknya langsung melakukan penggerebegan setelah barang sampai di rumah tersangka. Ia mengatakan, kasus yang terungkap merupakan jaringan Jawa Barat-Sumatera Utara.

"Modus operandi dalam peredaran kali ini ganja dikemas satu kiloan di dalam dus lalu ditutup dengan ikan teri di sekelilingnya, supaya bau tak tercium atau mengelabui petugas. Paket ganja tertutup teri ini lalu dikirim ke Cianjur," kata Basuki.

Basuki mengatakan, ganja tertutup ikan teri tersebut akan diedarkan di wilayah Puncak Cianjur-Bogor.

Siswa SMA di Bandung Tak Peduli Hari Valentine, Jadwal Sekolah Pun Sudah Padat, Tak Punya Waktu Lagi

Basuki mengatakan, karena ini merupakan jaringan luar Jawa Barat maka ia melakukan penangkapan bersama dengan BNNP Provinsi Jawa Barat.

Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengatakan, dengan adanya kejadian ini pihaknya gencar mencanangkan Desa Bersinar (bersih narkoba). Ia mendapat data di Cianjur ada 111 desa yang sudah terindikasi terjadi peredaran narkoba.

"Kami sepakat untuk memberantas narkoba, dan kami sudah mendapat data ada 111 desa yang terindikasi terjadi peredaran narkoba, semangat BNN untuk memberantas narkoba sejalan dengan semangat pemerintah," kata Herman.


Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved