Fitradjaja Sebut Segala Urusan Uang Selalu Dikomunikasikan, Billy Sindoro: Sudah Mengingatkan . . .

Terdakwa kasus suap perizinan proyek Meikarta, Billy Sindoro tak pernah menyuruh Fitradjaja Purnama, Henry Jasmen, dan Taryudi untuk memberi uang suap

Fitradjaja Sebut Segala Urusan Uang Selalu Dikomunikasikan, Billy Sindoro: Sudah Mengingatkan . . .
TRIBUN JABAR/MEGA NUGRAHA
Sidang kasus suap perizinan proyek Meikarta dengan terdakwa Billy Sindoro, Henry Jasmen, Fitradjaja Purnama dan Taryudi, yang menghadirkan tujuh saksi, salah satunya Sony (40), direktur keuangan perusahaan pemegang saham proyek Meikarta, di Pengadilan Tipikor Bandung, pada Pengadilan Negeri Bandung, Senin (4/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Terdakwa kasus suap perizinan proyek Meikarta, Billy Sindoro menegaskan ia tidak pernah menyuruh terdakwa Fitradjaja Purnama, Henry Jasmen, dan Taryudi untuk memberi uang suap pada sejumlah ASN di Pemkab Bekasi, untuk memuluskan perizinan proyek tersebut.

"Saya sempat katakan ke Fitradjaja, Henry, dan Taryudi, jika ada biaya legal, resmi, ada tanda terimanya silakan tagih ke Meikarta‎, pasti tanggung jawab," ujar Billy di sidang di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung, Rabu (13/2/2019) malam. Sidang berakhir tepat pada pukul 00.00 dan akan dilanjutkan Kamis (14/2) siang ini.

Sebagai orang yang pernah tersangkut kasus suap dengan KPK, Billy mengaku juga mewanti-wanti ketiga terdakwa lainya untuk tidak memberikan uang suap.

"Saya ingatkan mereka urusan sama aparat, jangan kasih uang nanti bisa kena operasi tangkap tangan (OTT), bapak-bapak bisa kena OTT. Saya pernah mengingatkan," kata Billy.

Billy juga menerangkan bahwa ia meminta ketiga terdakwa lainnya yang mengurus perizinan, untuk melaporkan setiap ASN di Pemkab Bekasi yang meminta uang.

"Saya ingatkan juga ke mereka kalau ada yang minta uang, laporkan ke ibu bupati," ujar Billy.

Terkait Perizinan Meikarta, Fitradjaja: Semua Dinas di Pemkab Bekasi Minta Uang

Menurutnya, tidak ada hubungan hirarkis antara dirinya dengan ketiga terdakwa, meskipun di luar, ketiga terdakwa ini menganggap Billy sebagai atasannya dengan menyebut Billy sebagai 'babe', 'santa', dan sejenisnya.

"Saya mengenal Henry Jasmen sudah lama sekali dan pak Fitradjaja, dikenalkan oleh Pak Henry. Bagi saya, pak Fitradjaja ini orang pintar, kamus berjalan. Jadi saya sering berkomunikasi, kalaupun terkait Meikarta, pak Fitradjaja tidak pernah meminta tagihan ke saya," ujar Billy.

‎Ketika Fitradjaja memberikan kesaksian, ia mengaku tidak pernah menawarkan atau menjanjikan uang kepada sejumlah ASN di sejumlah dinas di Pemkab Bekasi, untuk memuluskan perizinan.

Halaman
12
Penulis: Mega Nugraha
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved