PKL di Taman Kota Tasikmalaya Disarankan Pindah ke Dadaha, Penataan Tetap Akan Dilakukan

Wakil Wali Kota Tasikmalaya menyarankan PKL di Taman Kota pindah ke Dadaha.

PKL di Taman Kota Tasikmalaya Disarankan Pindah ke Dadaha, Penataan Tetap Akan Dilakukan
Tribun Jabar/Isep Heri
Sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di kawasan Taman Kota Tasikmalaya menggelar aksi demo di Bale Kota Tasikmalaya, Rabu (13/2/2019) siang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Muhammad Yusuf menyarankan PKL di Taman Kota pindah ke Dadaha.

"Kawasan Taman Kota memang harus disterilkan dari aktivitas pedagang, odong-odong, penyewaan otopet, dan semacamnya, karena kami nilai menganggu aktivitas lalu lintas di pusat kota," kata Muhammad Yusuf saat ditemui Tribun Jabar, Rabu (13/2/2019) sore.

Menurutnya, surat edaran yang selama ini dianggap meresahkan PKL di sana adalah sebagai upaya penataan kota untuk lebih baik lagi.

"Kalau di sana steril, jalan yang berupa paving block sekarang itu bisa digunakan kembali untuk mengurai kesemrawutan di sana yang kerap dikeluhkan. Kami bukan apriori terhadap pedagang, tapi tolonglah bantu penataan Kota Tasikmalaya," ujar Muhammad Yusuf.

Dia menambahkan, tidak hanya PKL Taman Kota, penataan PKL di Kota Tasikmalaya saat ini memang difokuskan di tempat-tempat yang menjadi pusat keramaian.

"Untuk penataan tidak hanya yang di sana, ke depannya penataan kawasan di Cihideung yang banyak PKL akan kami lakukan juga," ujar Muhammad Yusuf.

"Kami sarankan ikuti ramaikan Dadaha, jangan lihat sekarang tapi lihat lima tahun ke depan, seperti awal dulu pemindahan Cikurubuk sebagai contoh," ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah pedagang kaki lima (PKL) yang biasa berjualan di kawasan Taman Kota Tasikmalaya menggelar aksi demo di Bale Kota Tasikmalaya, Rabu (13/2/2019) Siang.

Sejumlah pedagang yang didominasi emak-emak membawa serta spanduk berisikan tuntutan atas keresahan mereka.

Melalui pengeras suara yang dibawa di mobil bak terbuka, beberapa pedagang berorasi menyuarakan tuntutan di hadapan sejumlah pejabat Setda Kota Tasikmalaya.

Koordinator aksi, Maman 'Hunter' Surahman, mengatakan aksi dilakukan menyusul keresahan para pedagang yang selama ini merasa dihantui surat edaran yang dikeluarkan pemerintah kota melalui satpol PP.

Surat edaran tersebut ialah mengenai ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat yang mana kawasan Taman Kota Tasikmalaya harus steril dari kegiatan usaha.

Jika memang kawasan Taman Kota harus steril, lanjut Maman, para pedagang yang selama ini mengisi aktivitas di sana harus pindah ke mana.

"Meminta keadilan supaya ada kebijaksanaan, meminta solusi dan tidak ada jawaban, mau ke mana?," ujarnya.

KPU Kabupaten Tasikmalaya Belum Sortir dan Lipat Kertas Suara, Cari Tempat Representatif

Sidang Korupsi Proyek Jalan Lingkar Utara Tasikmalaya, Sekdis PUPR Akui Transfer Uang ke Terdakwa

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved