Pencuri Tinggalkan Usus Kerbau di Hutan, Warga Menduga Kerbau Dipotong-potong Sebelum Dibawa Pergi

Warga Kampung Cikondang di Cianjur geger menemukan setumpuk isi perut kerbau. Kerbau tersebut dicuri dan dipotong-potong.

Pencuri Tinggalkan Usus Kerbau di Hutan, Warga Menduga Kerbau Dipotong-potong Sebelum Dibawa Pergi
istimewa
Warga berkumpul di lokasi ditemukannya isi perut kerbau di kawasan Naringgul. Kerbau tersebut dicuri dari kandang milik warga setempat. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ferri Amiril Mukminin

TRIBUNJABAR.ID, CIANJUR - Warga Kampung Cikondang, RT 2/6, Desa Malati, Kecamatan Naringgul, mendadak geger dengan ditemukannya setumpuk bagian isi perut dan usus yang diduga berasal dari hewan kerbau, Rabu (13/2/2019), sekitar pukul 11.30 WIB.

Warga menduga bagian usus hewan kerbau yang sengaja ditinggalkan tersebut hasil dari aksi kejahatan pencurian.

Hal tersebut terbukti setelah sang pemilik kerbau, Iton (60), mendatangi tempat ditemukannya usus hewan karena ia baru saja kehilangan seekor kerbau.

Iton mengatakan, kerbau miliknya biasa disimpan di sebuah kandang yang berada di kaki Gunung Pogor, Naringgul.

Iton menambahkan kehilangan kerbau bukan kali ini saja, tapi sudah empat kali.

"Saya tahu kerbau saya hilang saat mau ke kandang sekitar pukul 07.30. Saya lihat di kandang kerbau sudah tidak ada, lalu saya sama anak saya mencari khawatir kerbau keluar, setelah saya telusuri bekas kakinya ternyata arahnya ke Cikondang," ujar Iton.

Iton berharap, pencuri kerbau bisa tertangkap karena ia sudah kehilangan empat ekor kerbau dalam beberapa tahun terakhir.

"Jumlah kerbau semuanya ada empat yang dicuri, satu kerbau yang agak kecil diperkirakan isi dagingnya kurang lebih satu kuintal," katanya.

Ia mengatakan, setiap tahunnya pasti ada kejadian pencurian kerbau seperti yang menimpanya saat ini.

Seorang warga Cikondang, Uci Kumis (45), mengatakan, usus kerbau ditemukan di lokasi Tanjakan Datar Kadu, kawasan hutan Wangunjaya, Kampung Cikondang, Desa Malati.

Ia menduga pencuri sudah sangat terlatih dalam memotong-motong kerbau.

Dugaan warga lainnya, pencuri tak mau ambil risiko dengan membawa beban terlalu berat sehingga membuang isi perut kerbau.

Kasus pencurian hewan ternak kerbau di Desa Malati sudah dilaporkan ke polisi dan kini ditangani pihak Polsek Naringgul.

Penulis: Ferri Amiril Mukminin
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved