Minimarket di Kota Cimahi Total Ada 110 Unit, 75 Unit Punya Izin, 35 Unit Tak Ada Izinnya

Puluhan minimarket yang ada di Kota Cimahi, hingga saat ini masih banyak yang tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB)

Minimarket di Kota Cimahi Total Ada 110 Unit, 75 Unit Punya Izin, 35 Unit Tak Ada Izinnya
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Anggota Satpol PP saat menyegel Minimarket di kawasan Warung Contong, Kota Cimahi, Rabu (25/7/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Puluhan minimarket yang ada di Kota Cimahi, hingga saat ini masih banyak yang tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB), tetapi masih ada yang tetap beroperasi.

Berdasarkan data dari Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian (Disdagkoperind) Kota Cimahi, hingga akhir tahun 2018, jumlah minimarket atau toko modern di Kota Cimahi mencapai 110 unit.

Dari jumlah itu tercatat hanya ada 75 minimarket yang memiliki izin, sedangkan sisanya 35 unit minimarket yang ada di sejumlah wilayah Kota Cimahi itu belum memiliki IMB.

Kepala Bidang Perdagangan, Disdagkoperin Kota Cimahi, Siti Rosida mengatakan, dari 110 toko modern itu, mayoritas mengajukan izinnya setelah bangunannya berdiri.

"Seharusnya IMB dan sebagainya diurus sebelum proses pembangunan. Tapi di Cimahi ini setelah berdiri tapi baru mengurus izin," ujarnya saat ditemui di Kompleks Perkantoran Pemkot Cimahi, Rabu (13/2/2019).

Namun, kata dia, terkait masalah tersebut, Disdagkoperin kewenangannya hanya memberikan rekomendasi dari segi perdagangannya saja, sedangkan untuk izinnya diterbitkan oleh Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Cimahi.

Begini Kata Febri Hariyadi Menjelang Laga Melawan Arema FC

"Prosesnya, si pemohon itu mengajukan izin ke DPMPTSP, yang kemudian nanti salah satu rekomendasinya adalah dari Disdagkoperind Kota Cimahi. Kalau sudah lengkap, maksimal 12 hari kerja sudah mengeluarkan rekomendasi," katanya.

Kepala Bidang Perizinan Perekonomian, DPMPTSP Kota Cimahi, Dodi Hadimulyo, mengatakan untuk proses pengeluaran izin, pihaknya mengklaim sudah tegas, sehingga jika persyaratannya belum lengkap, maka izin tidak akan dikeluarkan.

Pria di Purwakarta Ini Pilih Gantung Diri, Frustasi Penyakit Diabetes Tak Kunjung Sembuh

"Izinnya dilihat dari radius jarak dan kuota yang diatur Perda, sehingga kalau aturannya tidak sesuai kami juga tidak akan mengeluarkan izin sampai izin prinsip," katanya.

Untuk diketahui, permasalahan minimarket tidak berizin itu sebenarnya sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu. Bahkan, Satpol PP Kota Cimahi pun sudah pernah menyegel hingga menutup minimarket ilegal tersebut.

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved