Warga Kampung Sapan Berharap Sampah yang Menumpuk di Sungai Cikeruh Segera Diangkut

Warga Kabupaten Bandung mengeluhkan, keberadaan tumpukan sampah di Aliran Sungai Cikeruh tepatnya di bawah Jembatan Cikeruh,

Warga Kampung Sapan Berharap Sampah yang Menumpuk di Sungai Cikeruh Segera Diangkut
tribunjabar/hakim baihaqi
Pemandangan tidak elok terlihat di aliran Sungai Cikeruh tepatnya di bawah Jembatan Cikeruh, Kampung Sapan, Desa Tegalluar 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Warga Kabupaten Bandung mengeluhkan, keberadaan tumpukan sampah di Aliran Sungai Cikeruh tepatnya di bawah Jembatan Cikeruh, Kampung Sapan, Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung.

Tumpukan sampah di aliran air anak Sungai Citarum ini, sebagian besar merupakan sampah plastik rumah tangga, styrofoam, kayu, potongan bambu kering, hingga kasur tidur.

Akibatnya adanya tumpukan sampah yang menutupi hampir seluruh ruang Sungai Cikeruh, laju air mengalami hambatan dan hampir meluap ke jalan sisi sungai.

Warga sekitar aliran Sungai Cikeruh, Muhamad Hamdani (40), mengatakan, sampah yang selalu menumpuk saat banjir melanda, kerap dibiarkan dan tidak diangkut oleh petugas terkait.

"Menumpuk dibiarkan saja. Warga ingin sebenarnya membantu membersihkan, tapi sulit, karena itu harus pakai alat berat mungkin," kata Hamdani di Jembatan Cikeruh, Kecamatan Bojongsoang, Selasa (12/2/2019).

Tak hanya membuat pemandangan tidak elok, tumpukan sampah tersebut pun mengeluarkan bau tidak sedap dan semakin dikeluhkan oleh warga sekitar.

Khofifah Indar Parawansa Gubernur Jatim Pengganti Soekarwo, Sosok Luar Biasa, Dua Kali Jadi Menteri

Saat berjalan atau beraktivitas di sekitar aliran sungai, warga terpaksa menutup hidung agar terbebas dari bau busuk tumpukan sampah yang kerap tercium sepanjang hari.

Indah Kurniasari (28), warga lainnya, mengatakan, seharusnya, sampah tersebut berasal dari arah Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung yang terbawa arus sejak dua hari terakhir.


Maka dari itu, kata Indah, sampah tersebut harus segera diangkut oleh petugas terkait, hal itu guna meminimalisir penumpukan lebih besar seperti yang terjadi beberapa tahun lalu.

"Waktu itu udah seperti lautan sampah, harus segera dibersihkan. Baunya juga sampai ke rumah," katanya.

Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved