Warga Cimahi Semakin Banyak yang Jadi Nasabah Bank Samici, Setor Sampah Bisa Dapat Uang

Bank Sampah Cimahi (Simici) terus berkembang. Perputaran uang per bulan mencapai Rp 30 juta.

Warga Cimahi Semakin Banyak yang Jadi Nasabah Bank Samici, Setor Sampah Bisa Dapat Uang
Tribun Jabar/Hilman Kamaludin
Petugas Bank Simici tengah membereskan sampah. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNJABAR.ID, CIMAHI - Tumpukan berbagai jenis sampah yang sudah dikelola dan dikemas tersusun rapi di Bank Sampah Induk Cimahi (Samici), yang berada di Jalan Usman Domiri, Kelurahan Padasuka, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi.

Berbagai jenis sampah dari nasabah atau masyarakat Kota Cimahi itu dikumpulkan di tempat tersebut.

Setiap harinya sampah diolah oleh petugas Bank Samici agar menjadi sampah yang bermanfaat, terutama bisa menghasilkan uang.

Saban hari Bank Samici bisa mengolah satu hingga dua ton sampah dari semua jenis sampah anorganik, di antaranya 29 jenis sampah plastik, 14 jenis sampah logam, 12 jenis sampah kertas dan kaca.

Direktur Bank Samici Kota Cimahi, Warso Wijaya, mengatakan, keberadaan Bank Samici di Kota Cimahi semakin berdampak terhadap pengelolaan sampah hingga berdampak pada perekonomian warga.

"Samici merupakan induk pengolahan sampah di Kota Cimahi. Sampah yang dikelola Bank Samici bukan hanya sekedar jadi sampah semata, tapi bisa menghasilkan uang bagi warga yang menjadi nasabah, baik nasabah perorangan maupun nasabah unit," ujar Warso Wijaya saat ditemui di Bank Samici, Selasa (12/2/2019).

Petugas Bank Simici sedang membereskan sampah.
Petugas Bank Simici sedang membereskan sampah. (Tribun Jabar/Hilman Kamaludin)

Ia mengatakan, perputaran uang hasil pengolahan sampah di Bank Samici per bulannya terbilang besar, yakni mencapai Rp 20 hingga 30 juta per bulan.

Uang itu menjadi tabungan para nasabah Bank Mandiri yang mencapai 1.500 rekening.

"Ada 1.250 nasabah perorangan dan sekitar 250 nasabah unit, seperti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat dan Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani) Cimahi dan jumlah nasabah itu cenderung bertambah," kata Warso Wijaya.

Ia mengatakan, uang tersebut tidak disimpan di Bank Samici, tapi dikelola oleh salah satu bank swasta yang telah bekerja sama dengan mereka.

Nasabah yang ingin mengambil uang hasil tabungan sampahnya, bisa diajukan dan akan langsung ditransfer oleh pihak bank tersebut.

Saat ini, perkembangan nasabah Bank Samici, tergolong cukup bagus karena bnsabah perorangan dan nasabah unit terus bertambah.

"Untuk ke depan kami bakal lebih gencar mengajak masyarakat untuk menabung sampah, karena selain dapat mengurangi volume sampah di Kota Cimahi, jelas akan berdampak terhadap perekonomaian warga," katanya.

Target ke depan, pihaknya akan berupaya untuk mengadakan bank sampah disetiap RT/RW, karena menurut dia, semakin banyak unitnya, bisa semakin banyak sampah dari Kota Cimahi yang terkelola dengan menghasilkan uang.

Kasus Tabrak Lari di Jalan Tol Purbaleunyi, Polisi Selidiki Pelaku

Menyeberang di Jalan Tol Purbaleunyi, Ramdhan Tewas Ditabrak Mobil, Pengemudi Melarikan Diri

Penulis: Hilman Kamaludin
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved