Pelaku Mutilasi Dinilai Psikolog sebagai Sosok yang Punya Profil Psikologi Bermasalah

Psikolog Ayuna Haziza mengatakan banyak faktor yang melatarbelakangi motif seseorang menghilangkan nyawa orang lain.

Pelaku Mutilasi Dinilai Psikolog sebagai Sosok yang Punya Profil Psikologi Bermasalah
Kompas
Ilustrasi -- Warga Baleendah Bandung dimutilasi di Malaysia. Ditemukan di pinggir sungai. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina Miranti

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Dua Warga Negara Indonesia (WNI) diduga menjadi korban mutilasi di Malaysia.

Tubuh kedua orang korban WNI ini ditemukan di sebuah sungai di Malaysia.

Kedua korban itu bernama Nuryanto dan temannya Ai Munawaroh.

Nuryanto diketahui adalah warga Kampung Ciodeng, Kelurahan Bojong Malaka, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung.

Dari segi psikologi, banyak faktor yang melatarbelakangi motif seseorang menghilangkan nyawa orang lain.

Hal ini disampaikan psikolog Ayuna Haziza, ketika dihubungi Tribun Jabar melalui ponsel, Senin (11/2/2019).

"Banyak faktor yang melatarbelakangi motif seorang pelaku menghabisi nyawa korbannya," ujar Ayuna Haziza.

Terkait pembunuhan yang diikuti tindakkan mutilasi, Ayuna Haziza mengatakan, menunjukkan profil psikologi yang bermasalah dari sosok pelaku itu sendiri.

Sebetulnya, lanjutnya, tak hanya mutilasi, pembunuhan sadis maupun pembunuhan yang biasa terjadi pun menunjukkan profil psikologi yang bermasalah.

Namun, untuk mengetahui motif pelaku dan apakah ada kecenderungan gangguan jiwa sehingga melakukan aksi mutilasi, Ayuna Haziza mengatakan, perlu ada penggalian lebih dalam.

"Karena dalam kenyataannya, tidak semua pelaku (pembunuhan sadis) dinyatakan memiliki gangguan jiwa,walau kecenderungan ke arah sana mungkin dan pasti ada," ujarnya.

Persib Bandung Menang 7-0, Pelatih Persiwa Wamena Sebut Ada Faktor Penting yang Buat Timnya Kalah

Fakta-fakta Kematian Bos Tekstil Baleendah di Malaysia, Ciri-ciri dari Handphone dan Potongan Tubuh

Penulis: Seli Andina Miranti
Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved