Patung Gitar Taman Musik Bandung Ternyata untuk Mengenang Tragedi Ini

Sebuah patung gitar berukuran raksasa berdiri untuk mengenang tragedi meninggalnya 11 orang saat konser musik Beside pada 9 Februari 2008.

Patung Gitar Taman Musik Bandung Ternyata untuk Mengenang Tragedi Ini
Tribun Jabar/ Syarif Pulloh Anwari
Sebuah patung gitar berukuran raksasa dibuatkan untuk mengenang tragedi meninggalnya 11 orang saat konser musik Beside pada 9 Februari 2008, Taman Musik Centrum, Jalan Sumbawa, Kota Bandung, Selasa (12/2/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Syarif Pulloh Anwari

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Sebuah patung gitar berukuran raksasa berdiri untuk mengenang tragedi meninggalnya 11 orang saat konser musik Beside pada 9 Februari 2008.

Menurut Drummer Band Beside, Ahmad Rustandi atau akrab disapa Bebi, patung gitar yang berada di Taman Musik Centrum, Jalan Sumbawa No.32, Kelurahan Merdeka, Kecamatan Sumur Bandung, Kota Bandung ini, berawal dari ide sebuah komunitas.

"Iya dibangun tahun 2014, itu idenya dari komunitas , kami berikan ide ini waktu itu terhadap Bapak Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Ridwan Kamil menerima apresiasi masukan dari kami, apapun yang kami lakukan," ujar Bebi kepada Tribun Jabar via pesan WhatsApp, Selasa (12/2/2019).

Dari pantauan Tribun Jabar di lokasi, patung gitar yang berukuran tinggi enam meter dan lebar tiga meter ini masih berdiri kokoh.

7 Fakta Menarik di Balik Sosok Grace Natalie: Awal Karir, Masuk Politik, hingga Istri Seorang CEO

Tangani Kasus Pencurian dengan Tersangka Bos Batik, Polres Cianjur Mengaku Sudah Sesuai Prosedur

Menurut Bebi, saat dibangun, di sekitar patung tersebut, terdapat tugu yang menyantumkan nama-nama korban yang meninggal.

Tugu tersebut mengelilingi patung gitar, tetapi sekarang tugu itu sudah tidak nampak.

Bebi menjelaskan dibuatkannya patung tersebut sebagai pengingat untuk generasi masa depan agar tidak mengulang kejadian serupa.

"Ini merupakan suatu bentuk sejarah yang tidak bisa kita lupakan bahwa ini harus ada sesuatu, apapun yang kita lakukan ke depannya bukan kita saja yang tahu, tapi untuk generasi yang akan datang, bahwa ini bentuk sejarah di Bandung telah terjadi sesuatu dan ini jangan terjadi lagi, dan sebagai pengingat," ujarnya.

Ketua MWA Unpad Rudiantara Dianggap Tak Tegas, Pemilihan Rektor Unpad Molor

Kuasa Hukum Ahmad Dhani dan Jaksa Saling Dorong, Usai Sidang - Suasana Sempat Ricuh

Penulis: Syarif Pulloh Anwari
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved