Pasar Sumber Cirebon

Pemilik Toko di Pasar Sumber Tolak Pedagang Lemprakan, Persatuan Pedagang Akan Koordinasi

Persatuan Pedagang Sumber akan berkoordinasi dengan pedagang dan beberapa instansi terkait keluhan pedagang toko yang keluhkan pedagang lemprakan.

Pemilik Toko di Pasar Sumber Tolak Pedagang Lemprakan, Persatuan Pedagang Akan Koordinasi
tribunjabar/siti masithoh
Pedagang toko di Pasar Sumber, Kelurahan Sumber, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, menujukkan surat kesepakatan penolakan pedagang lemprakan yang akan menutupi tokonya, Senin (11/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Persatuan Pedagang Sumber akan berkoordinasi lebih lanjut dengan para pedagang dan beberapa instansi terkait keluhan para pedagang toko yang mengeluhkan keberadaan pedagang lemprakan di depan tokonya.

Para pedagang lemprakan tersebut merupakan pedagang yang tidak mendapatkan kios dan los di dalam pasar.

"Memang dari awal sudah mencoba memfasilitasi pedagang yang tidak mendapat tempat. Kalau di dalam semua tidak mungkin, kalau di luar juga bagaimana. Ini yang perlu dikoordinasikan dengan instansi terkait," ujar wakil ketua Persatuan Pedagang Pasar Sumber, Nata, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (11/2/2019).

Jika merujuk pada data pedagang pascakebakaran Pasar Sumber tahun 2015, ada 1.309 pedagang.

"Yang masuk di dalam pasar ini sekitar 500 pedagang. Sisanya ini yang mau jualan di mana, apakah di jalan atau bagaimana. Itulah yang menjadi pemikiran kami," kata Nata.

Di dalam Pasar Sumber mampu menampung 549 pedagang, di mana ada 76 pedagang yang menempati kios, 313 pedagang yang menempati los, 160 pedagang yang menempati lemprakan.

Kabid Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Cirebon, Eka Hamdani, mengatakan, penempatan pedagang tersebut ketika tidak mampu menampung jumlah pedagang yang ada harus melibatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dan Dinas Perhubungan karena otomatis para pedagang menggunakan bahu jalan untuk berjualan.

Dia mengaku, pihaknya akan membicarakan perihal ini dengan beberapa dinas terkait.

Pedagang yang sudah jelas dalam kondisi eksisting bisa menempati lapak barunya tanggal 12 Februari. Paling lama tanggal 15 Februari semua lapak harus ditempati.

BREAKING NEWS, Lima Menit Persib Tambah 2 Gol, Ezechiel Hattrick, Lopicic Cetak Gol Perdananya

Wanita PNS di Disdik KBB Ini Ditangkap Polisi jadi Pengedar Narkoba, Jejaring Lapas

Penulis: Siti Masithoh
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved