Paguyuban Tionghoa Tasikmalaya Fogging Rumah Warga

"Ini merupakan permintaan warga setempat, nah dalam rangka masih suasana imlek kami adakan bakti sosial berupa fogging ini," kata pegiat PTT, Lungnaja

Paguyuban Tionghoa Tasikmalaya Fogging Rumah Warga
Tribun Jabar/ Isep Heri
Sejumlah warga yang tergabung dalam Paguyuban Tionghoa Tasikmalaya (PTT) melakukan kegiatan bakti sosial berupa fogging di Jalan Cempakawarna RW 04, Kelurahan Cilembang, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Senin (11/2/2019) Siang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Sejumlah warga yang tergabung dalam Paguyuban Tionghoa Tasikmalaya (PTT) melakukan kegiatan bakti sosial berupa fogging di Jalan Cempakawarna RW 04, Kelurahan Cilembang, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Senin (11/2/2019) Siang.

Mengandalkan satu alat fogging, sejumlah warga yang mengenakan kaos berwarna merah itu menyisir gang-gang ditemani ketua RW setempat.

Setiap gang dan rumah warga yang dilalui bahkan sejumlah saluran pembuangan air disemprot asap.

"Ini merupakan permintaan warga setempat, nah dalam rangka masih suasana imlek kami adakan bakti sosial berupa fogging ini," kata pegiat PTT, Lungnajaya, di sela kegiatan.

Kelanjutan Hubungan Cinta Yuni Astuti, Pacar Adi Saputra yang Mengamuk saat Ditilang Polisi

Pasca Tanggul Jebol, Warga Cilengkrang Bersihkan Rumah dari Lumpur dan Material Lainnya

Dalam kegiatan ini, pihaknya berkoordinasi bersama dinas kesehatan dan puskesmas setempat.

"Peralatan ini kami dibantu dengan dinas, ini baru pertama kali karena dilihat kasus DBD semakin signifikan," jelas pria yang akrab disapa Ko Aun tersebut.

Ketua RW 04, Dudung Abdurrahman, menyampaikan rasa terimakasih kepada Paguyuban Tionghoa Tasikmalaya yang melakukan fogging di wilayahnya.

Dia mengatakan bahwa selama ini telah meminta pengasapan kepada kelurahan dan dinas terkait namun belum pernah dilakukan.

"Sejauh ini ada seorang warga yang terjangkit DBD, sedang dirawat. ini antisipasi untuk warga yang terjangkit tidak bertambah, terimakasih," ujar Dudung.

Dudung menyatakan sebagai bentuk antisipasi merebaknya wabah DBD di lingkungannya, ia mengajak warga untuk menerapkan program pemberentasan sarang nyamuk.

"Selain ini, setiap hari kami sosialisasikan warga untuk menjaga kebersihan lingkungan, di antaranya untuk memperhatikan bak terbebas dari jentik nyamuk," kata dia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, hingga saat ini, kasus DBD di Kota Tasikmalaya yang tercatat sedikitnya terdapat 64 kasus.

Badan Tenaga Nuklir Nasional Kembangkan Penilitian Soal Penyebab Stunting

Musim Hujan, Produksi Ikan Asin di Cirebon Pun Menurun 50 Persen, Tak Bisa Menjemur Ikan

Kelanjutan Hubungan Cinta Yuni Astuti, Pacar Adi Saputra yang Mengamuk saat Ditilang Polisi

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved