Keberadaan Minimarket Tidak Berikan Kontribusi Terhadap Pajak Retribusi Parkir

"Masa pajak parkir yang dibayar satu harinya hanya Rp1.800,00? Artinya orang yang datang ke minimarket hanya satu atau dua motor. Kalau kondisinya sep

Keberadaan Minimarket Tidak Berikan Kontribusi Terhadap Pajak Retribusi Parkir
Tribun Jabar/ Siti Masithoh
Ilustrasi parkir di sebuah minimarket 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Komisi II DPRD Kabupaten Cirebon desak Pemkab Cirebon maksimalkan potensi pajak parkir.

Pasalnya, pajak dari sektor parkir dianggap kurang maksimal meskipun potensinya sangat besar.

Ketua Komisi II, R Cakra Suseno, menjelaskan, dalam satu tahun, penerimaan pajak hanya sekitar Rp 500 juta.

Hal tersebut masih dianggap sangat kecil karena banyaknya potensi yang belum tergali.

Ia menyontohkan keberadaan minimarket di Kabupaten Cirebon yang jumlahnya banyak, namun tidak memberikan kontribusi pajak parkir signifikan.

"Masa pajak parkir yang dibayar satu harinya hanya Rp1.800,00? Artinya orang yang datang ke minimarket hanya satu atau dua motor. Kalau kondisinya seperti itu harusnya pada bangkrut dong," katanya saat ditemui di Sumber, Cirebon, Senin (11/2/2019).

PNS Ditangkap Gunakan Sabu, Wali Kota Cimahi Ajay M Priatna Tanggapi Begini

Tempat Pemeriksaan Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif Pindah ke Polda Jateng, Ini Alasannya!

Ia menambahkan, dalam regulasinya sudah jelas bahwa ritel yang menyediakan lahan parkir harus dikenakan pajak parkir.

"Salah kalau parkir gratis, harusnya dikenakan (biaya parkir) karena mereka menyediakan lahan parkir," ujarnya.

Selain itu, untuk melihat potensi pajak parkir, bisa dilihat dari jumlah kendaraan di Kabupaten Cirebon.

"Misalnya, jumlah kendaraan roda dua ada 400 ribu, kemudian rata-rata satu kendaraan parkir selama sebulan itu Rp10 ribu, tinggal dikalikan saja. Gak mungkin orang belum pernah parkir sama sekali," katanya.

Oleh karena itu, ia meminta kepada Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD) memaksimalkan potensi tersebut dan jangan sampai potensi itu menguap begitu saja.

"PAD kita masih sangat kecil, artinya selama ini kita hanya memanfaatkan bantuan keuangan dari pemerintah pusat dan provinsi. Coba pajak-pajak ini dimaksimalkan," kata dia.

Silaturahim Cafe & Resto, Berkonsep Boutique Syariah Cocok Jadi Tempat Bersantai Bersama Keluarga

Kecelakaan Lalu Lintas di Purwakarta Mayoritas Libatkan Pelajar, Angka Kecelakaan Naik Tiap Tahun

Penulis: Siti Masithoh
Editor: Theofilus Richard
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved