Eddy Soeparno Ingin Buat Milenial Berdaya untuk Hadapi Bonus Demografi Indonesia

Sekjen PAN Eddy Soeparno menjadi pembicara dalam KOPDAR Gerakan Milenial Indonesia (GMI) se-Jawa Barat

Eddy Soeparno Ingin Buat Milenial Berdaya untuk Hadapi Bonus Demografi Indonesia
ISTIMEWA
Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional ( Sekjen PAN) Eddy Soeparno menjadi pembicara dalam KOPDAR Gerakan Milenial Indonesia (GMI) se-Jawa Barat di Grand Parahyangan Estate, Cimahpar, Bogor, Minggu (10/2/2019). 

TRIBUNJABAR.ID, BOGOR - Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional ( Sekjen PAN) Eddy Soeparno menjadi pembicara dalam KOPDAR Gerakan Milenial Indonesia (GMI) se-Jawa Barat di Grand Parahyangan Estate, Cimahpar, Bogor, Minggu (10/2/2019).

Dalam kegiatan yang dihadiri kurang lebih 500 milenial ini, Eddy Soeparno mengungkapkan, Indonesia telah memasuki bonus demografi dimana jumlah usia produktif lebih banyak dibandingakan usia non produktif.

"Ya Indonesia akan memasuki yang namanya bonus demografi dimana 70-75 persen pemuda usia produktif yang bekerja akan menopang sisa sebesar 25 persen yang tidak bekerja dan ini hanya dimiliki Indonesia," ungkap Eddy yang juga politisi PAN itu.

Kondisi ini, kata Eddy, merupakan kesempatan emas yang bisa dimanfaatkan untuk mendorong angkatan kerja produktif dalam meningkatkan pembangunan ekonomi Indonesia.

Namun, ia khawatir terhadap kondisi ekonomi yang terjadi saat ini dimana lapangan kerja yang tersedia tidak mampu memenuhi tenaga kerja yang ada, justru akan membawa dampak negatif terhadap bonus demografi.

"Saya keliling sebagai Sekjen PAN dan sebagai Wakil Ketua BPN (Badan Pemenangan Nasional) Prabowo-Sandi ke pelosok Negeri menemui masyarakat, saya tanyakan apa yang menjadi masalah mereka dan hampir sebagian besar masalahnya ada di lapangan kerja. Kalau seperti ini, apakah kita akan benar-benar siap menyambut bonus demografi," jelasnya.

Link Live Streaming Persib Bandung vs Persiwa Wamena Pukul 15.00 WIB, Save dan Tonton di HP

Menurut Eddy Soeparno, penyediaan lapangan kerja harus menjadi fokus utama agar Indonesia benar-benar siap menyambut bonus demografi yang puncaknya akan terjadi pada tahun 2030 mendatang.

"Jangan sampai nanti kesempatan emas bonus demografi justru malah menjadi bencana demografi hanya karena pondasi ekonomi kita tidak kuat dan ketersediaan lapangan kerja tidak memadahi," katanya.

Dalam kesempatan itu, Eddy Soeparno juga berpesan kepada milenial untuk meningkatkan kualitas diri masing-masing agar mampu berdaya saing dan tidak mudah dikalahkan bangsa lain.

"Menyambut bonus demografi, anak muda Indonesia harus menjadi Raja di Negerinya sendiri, mereka tidak boleh dikalahkan oleh pekerja asing yang ada di Indonesia," tutupnya.

Prediksi Persib Bandung vs Persiwa Wamena di Piala Indonesia

Nih Deretan Ost Drama Korea yang Pernah Dinyanyikan Seulgi Red Velvet, Lagu ke-4 Bikin Baper

Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved