Penjelasan KPU Kabupaten Cirebon Mengenai Rusaknya Ratusan Kotak Suara Akibat Hujan

KPU Kabupaten Cirebon mengaku sudah memakai gudang penyimpanan logistik di Plumbon, Cirebon, sekitar satu tahun yang lalu.

Penjelasan KPU Kabupaten Cirebon Mengenai Rusaknya Ratusan Kotak Suara Akibat Hujan
Tribun Jabar/Siti Masithoh
Ratusan kotak suara yang rusak akibat terendam air hujan di gudang penyimpanan logistik KPU Kabupaten Cirebon, Plumbon, Cirebon, Minggu (10/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - KPU Kabupaten Cirebon mengaku sudah memakai gudang penyimpanan logistik di Plumbon, Cirebon, sekitar satu tahun yang lalu, dimulai pada pelaksanaan Pilkada 2018.

Ketua KPU Kabupaten Cirebon, Saefuddin Jazuli menjelaskan, gudang tersebut selama ini tidak pernah terendam banjir meskipun sering hujan.

"Ini dulunya bekas gudang penyimpanan logistik saat Pilkada, sementara sambil menunggu proses, kita pakai gudang ini. Tadinya juga kotak suara itu akan kita bereskan, tapu keburu ada air masuk," katanya saat ditemui di Plumbon, Cirebon, Minggu (10/2/2019).

Menurutnya, air tersebut masuk melalui celah pintu gerbang gudang akibat hujan deras disertai angin.

"Ada celah di bawah pintu sekitar 5 sentimeter. Derasnya hujan ditambah angin memaksa air masuk dan banyak," tambahnya.

695 Kotak Surat Suara Rusak Terendam Air Hujan, Bawaslu Kabupaten Cirebon Rekomendasikan Hal Ini

Saat ini, KPU terus melakukan perhitungan jumlah kotak suara yang rusak dan berencana memindahkan kotak suara yang bisa diselamatkan ke tempat lain.

"Yang rusak kemarin 300 tapi lagi terus dicari. Kemungkinan bisa bertambah karena masih dilakukan penghitungan," kata Saefuddin Jazuli.

Pihaknya menilai bahwa sebagian kotak suara yang rusak tersebut masih layak untuk dipakai karena sudah dijemur dan tidak mengalami kerusakan parah.

Ia mengaku, kotak suara tersebut memang harus memakai alas berupa palet susai yang disarankan oleh Bawaslu Jabar dan Bawaslu Kabupaten Cirebon.

Sejak kotak suara tersebut rusak akibat hujan pada Sabtu (9/2/2019), KPU langsung melaporkannya kepada KPU RI.

"Estimasi penghitungan sampai hari ini. Pemilu mendatang kan masih dua bulan, waktu masih panjang. Kami yakin tidak akan terganggu. Kita juga punya 33 ribu kotak suara," pungkasnya.

Penulis: Siti Masithoh
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved