Hujan Disertai Angin Kencang Sebabkan Longsor di Ciamis, Halaman Pesantren Jadi Kolam Raksasa

Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Ciamis, Jumat (8/2/2019) sore telah menimbulkan longsor dan banjar

Hujan Disertai Angin Kencang Sebabkan Longsor di Ciamis, Halaman Pesantren Jadi Kolam Raksasa
istimewa
ILUSTRASI -- Hujan deras menyebabkan longsor di sejumlah titik di Ciamis. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Andri M Dhani

TRIBUNJABAR.ID, CIAMIS – Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Kabupaten Ciamis, Jumat (8/2/2019) sore telah menimbulkan longsor dan banjar di sejumlah lokasi.

Bencana longsor tebing terjadi di Dusun Cikujang Hilir, Rt 05 RW 02 Desa Sukamaju, Kecamatan Cihaurbeuti.

Namun bencana longsor tersebut tidak sampai merusak rumah warga.

Bencana longsor tebing juga terjadi di Panawangan.

Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi Jumat (8/2) sekitar pukul 17.00 sore memicu ambruknya bagian atap rumah Uju di Dusun Desa Rt 03 RW 01 Desa Dayeuh Luhur, Kecamatan Jatinegara.

Masih di Kecamatan Jatinegara, tepanya di Dusun Wetan Rt 05 Rw 02, Desa Bayasari, komplek Pesantren Miftahuhul Huda 2, tergenang luapan banjir Sungai Cipetungan.

Luapan Sungai Cipetungan mengepung komplek pesantren dengan sekitar 3.000 santri tersebut sejak pukul 22.00 Jumat (8/2) malam.

Tak Perlu Operasi, Gunakan Obat-obatan Alami Ini untuk Membunuh Virus Kista, Yuk Ikhtiar

Halaman pesantren berubah jadi kolam raksasa dengan ketinggaian air mencapai 50 cm. genangan air juga masuk ke dalam kobong santri yang berada di lantai 1 bangunan. Barang-barang milik santri banyak yang rusak terendam air banjir.

Bahkan kediaman KH Nonop Hanafi, pengasuh Ponpes Miftahul Huda 2 Bayasari yang berada di sisi balong besar  juga terkepung genangan banjir.

“Malam ini, barusan pukul 18.50 longsor tebing menimpa ruas jalan raya Ciamis-Cirebon di Blok Tanjakan Tilu Cipaku. Arus lalu lintas tersendat,” ujar Kabid Darlog BPBD Ciamis, Ani Supiani Sabtu (9/2) malam.

Jelang Rekrutmen PPPK, Pemkab Tasikmalaya Prioritaskan Honorer yang Lama Mengabdi

Menyusul seringnya terjadi turunya hujan lebat disertai angin kencang, bahkan petir, pihak BPBD Ciamis meminta masyarakat waspada dan hati-hati dengan kemungkinan terjadinya bencana di lingkungan masing-masing.

Cuaca ekstrim dengan potensi hujan terjadi tiap sore diserta angin kencang, diperkirakan akan terjadi sanpai Mei. Dan Sabtu (9/2) sore hujan lebat kembali mengguyur Ciamis sampai malam belum reda.

Penulis: Andri M Dani
Editor: Kisdiantoro
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved