Jumlah Pedagang yang Ingin Menempati Pasar Sumber Membengkak dari Data Awal

Pemerintah Kabupaten Cirebon akan segera menempatkan pedagang di Pasar Sumber, Kelurahan/Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon,

Jumlah Pedagang yang Ingin Menempati Pasar Sumber Membengkak dari Data Awal
TRIBUN JABAR / SITI MASITHOH
Sejumlah pedagang berebut ingin mendapatkan kios di Pasar Sumber, Kelurahan Sumber, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (8/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Pemerintah Kabupaten Cirebon segera menempatkan pedagang di Pasar Sumber, Kelurahan/Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, pada 12 Februari 2019.

Revitalisasi pasar sejak tahun 2015 itu sudah seluruhnya diselesaikan. Di dalamnya mampu menampung 549 pedagang, di mana ada 76 pedagang yang menempati kios, 313 pedagang yang menempati los, dan 160 pedagang yang menempati lemprakan.

Kabid Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Cirebon, Eka Hamdani, menjelaskan, berdasarkan kesepakatan dan kondisi eksisting pedagang pasar yang menjadi korban kebakaran pada tahun 2017, hanya ada 549. Saat didata, jumlahnya membengkak menjadi 1. 309 pedagang.

"549 pedagang itu mereka yang resmi dan mempunyai surat izin berdagang dari kami, sementara sisanya tidak," kata Eka saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (8/2/2019).

Menurutnya, untuk menyelesaikan masalah lapak pedagang yang tidak terakomodir harus melibatkan beberapa pihak. Sebab, menyangkut soal ketertiban, keindahan, dan keamanan.

"Kalau kita sebenarnya selesai di kondisi eksisting dilingkaran pasar. Tapi, masalah ini harus dirumuskan lagi. Teknisnya seperti apa, karena tidak mungkin lokasi tetap di eks pasar darurat," tambahnya.

Menurutnya, penempatan pedagang tersebut ketika tidak mampu menampung jumlah pedagang yang ada, harus melibatkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dan Dinas Perhubungan karena otomatis para pedagang menggunakan bahu jalan untuk berjualan.

Rizal Ramli Nilai Ridwan Kamil Terlalu Sibuk Kampanyekan Jokowi, Diminta Fokus Kerja dan Eling

Dia mengaku, pihaknya akan membicarakan perihal ini dengan beberapa dinas terkait. Sementara pedagang yang sudah jelas dala kondisi eksisting bisa menempati lapak barunya tanggal 12 Februari mendatang, paling lama tanggal 15 Februari semua lapak harus ditempati.

"Pedagang kondisi eksisting boleh menempati lapak barunya dengan catatan, tidak boleh menjual maupun menyewakan lapaknya, temasuk merubah tatanan baik itu los, kios, maupun lemprakkan," ujarnya.

270 Orang dengan Gangguan Jiwa Masuk Daftar Pemilih Tetap untuk Pemilu 2019 di Kabupaten Garut

Penulis: Siti Masithoh
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved