Januari 2019, Kasus DBD di Kabupaten Cirebon Meningkat, Hingga 64 Orang Terjangkit

Hingga Januari 2019, kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Cirebin meningkat hingga 64 orang.

Januari 2019, Kasus DBD di Kabupaten Cirebon Meningkat, Hingga 64 Orang Terjangkit
Tribun Jabar/ Siti Masithoh
Seorang petugas sedang melakukan fogging di Kelurahan Perbutulan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (8/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Hingga Januari 2019, kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Cirebin meningkat hingga 64 orang.

Mulanya, kasus DBD pada tahun 2018 hanya 22 orang. Oleh karena itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon melalukan gerakan untuk menangani wabah demam berdarah tersebut dengan melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dan pengasapan atau fogging.

"Kami tidak ingin ini semakin mewabah. Hal itu didasari musim pancaroba dan ada juga saat tertentu cuaca yang menyebabkan perkembang biakan nyamuk yang membawa virus DBD," kata Penjabat Bupati Cirebon, Dicky Saromi, saat ditemui di Kelurahan Perbutulan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jumat (8/1/2019).

Di musim hujan seperti saat ini, agar tidak terkena penyakit berbahaya itu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon meminta agar masyarakat tetap melakukan gerakan 3M.

Gerakan 3M yang dimaksud yakni, menutup, menguras, dan mengubur objek-objek siklus nyamuk. Sebab, gerakan ini dinilai mampu menghindari serangan penyakit DBD yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes Aegypti.

Penderita DBD di Jabar Meningkat, Januari Sudah 18 Orang Meninggal

"Jadi gerakan yang kita lakukan adalah membersihkan saluran-saluran mampet, air tergenang, dan sampah yang berserakan tempat berkembang biaknya nyamuk. Jadi ini adalah gerakan kemanusiaan," tambahnya.

Ia mengaku, gerakan tersebut dilakukan secara serentak pada hari ini di seluruh wilayah Kabupaten Cirebon.

Adapun korban terjangkit DBD akan ditangani melalui puskesmas dan dirujuk ke rumah sakit.

Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Enny Suhaeni, menjelaskan, tidak ada korban DBD di Kabupaten Cirebon.

"Hari ini kami akan menengok korban DBD di RS Mitra Plumbon sebanyak tiga orang. Alhamdulillah hingga saat ini tidak ada korban," katanya.

Penulis: Siti Masithoh
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved