Bayi Dibuang di Tempat Sampah, Warga Sempat Tak Percaya Kantong Plastik Itu Isinya Bayi

Apalagi, di tempat sampah, sebuah tempat yang tidak lazim. Warga kemudian melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Cicendo.

Bayi Dibuang di Tempat Sampah, Warga Sempat Tak Percaya Kantong Plastik Itu Isinya Bayi
Tribun Jabar/Syarif Pulloh Anwari
Eni (69), warga yang pertama kali menemukan mayat bayi menunjukkan lokasi penemuan bayi di tumpukan sampah di Gang Kahuripan Kelurahan Sukaraja Kecamatan Cicendo Kota Bandung, Kamis (7/2). 

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Bayi baru lahir dibungkus kantong plastik hitam ditemukan tak bernyawa ‎di tumpukan sampah di Gang Kahuripan Kelurahan Sukaraja Kecamatan Cicendo Kota Bandung, Kamis (7/2).

Polsek Cicendo menangani kasus tersebut.

"Awalnya saya mau bersihkan sampah tapi pas mau bersihkan kantong plastik ternyata berat. Saat saya lihat isinya ternyata bayi," ujar Eni (60) warga setempat.

Ia mengaku kaget karena sempat tidak percaya menemukan sesosok bayi di dalam plastik.

Apalagi, di tempat sampah, sebuah tempat yang tidak lazim. Warga kemudian melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Cicendo.

"Saya kasih tahu warga lainnya untuk mengecek. Ternyata memang bayi, kondisinya sepertinya meninggal, kaget sekali dan kasihan," ujar Eni.

Petugas Polsek Cicendo mengecek lokasi kejadian usai mendapat laporan tersebut.

Bayi saat ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

"Dugaan sementara pelaku membuang jasad bayi yang kemungkinan baru lahir dengan sengaja," ujar Kapolsek Cicendo Kompol Edy Kusmawan.

Ia menugaskan anggotanya dibantu warga untuk mencari warga sekitar yang sedang hamil sebelum ditemukannya bayi berjenis kelamin laku-laki tersebut.

"Langkah pertama mengamankan TKP kemudian mencari informasi perempuan yang sedang hamil sebelum bayi ditemukan. Selanjutnya kami akan menyelidiki kasus tersebut,mudah-mudahan segera terungkap," katanya.‎(men)

Penulis: Mega Nugraha
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved