Tak Setuju Dengan Pasal-pasal yang Ada, Glenn Fredly Minta RUU Permusikan Dikaji Kembali

Musisi Glenn Fredly mengaku jika dirinya juga tidak setuju dengan beberapa pasal yang ada di RUU Permusikan.

Tak Setuju Dengan Pasal-pasal yang Ada, Glenn Fredly Minta RUU Permusikan Dikaji Kembali
DENY SANTIKA FERMANA
KONSER GLENN FREDLY -- Penyanyi Glenn Fredly saat tampil di konser Menanti Arah, Glenn Fredly 20th Anniversary Present di Trans Convention Center Bandung, Sabtu (5/9/2015) malam. 

TRIBUNJABAR.ID - Musisi Glenn Fredly mengaku jika dirinya juga tidak setuju dengan beberapa pasal yang ada di RUU Permusikan.

Ia pun berkeinginan agar RUU tersebut dikaji terlebih dahulu.

"Saya juga nggak setuju dengan pasal-pasal yang ada," kata Glenn Fredly saat ditemui di kawasan Kemang Jakarta Selatan, Rabu (6/2/2019).

"Saya sih pengennya ini dikaji lebih dalam aja sudah. Artinya masukan dari teman-teman ini ya dibuka juga untuk publik. Supaya jadi diskusi yang lebih mendalam," terangnya.

Glenn pun menitik beratkan fokusnya untuk mengawal RUU Permusikan tersebut.

Karena Glenn merupakan satu dari beberapa musisi yang aktif mensosialisasikan RUU Permusikan dan menyelenggarakan diskusi-diskusi ringan.

Jerinx Murka pada Anang soal Pasal Karet RUU Permusikan, Kritik Juga Musisi yang Ikut Uji Kompetensi

"Poinnya yaa kawal musik Indonesia, dan kawal RUUnya," kata Glenn.

RUU Permusikan yang digagas oleh Komisi X DPR RI menuai banyak polemik dari para pegiat musik Indonesia.

Sebab, draft RUU yang kabarnya sudah jadi sejak Agustus 2018, baru bisa diakses dan dibaca para musisi pada Januari 2019.

Hal tersebut kemudian semakin menjadi polemik ketika banyak pasal-pasal yang dianggap akan mengekang kebebasan para musisi untuk berkarya.

(Tribunnews.com, Bayu Indra Permana)

Editor: Indan Kurnia Efendi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved