Menurut BMKG Stasiun Jatiwangi, Ini 6 Hal yang Bisa Dilakukan Saat Terjebak Angin Puting Beliung

Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Jatiwangi Kabupaten Majalengka, Ahmad Faa Iziyn, mengingatkan masyarakat tidak meremehkan angin kencang & puting beliung

Menurut BMKG Stasiun Jatiwangi, Ini 6 Hal yang Bisa Dilakukan Saat Terjebak Angin Puting Beliung
shutterstock
Angin kencang menerpa dahan pohon kelapa. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Ahmad Imam Baehaqi

TRIBUNJABAR.ID, CIREBON - Angin kencang dan puting beliung merupakan fenomena cuaca.

Keduanya disebabkan oleh kemunculan awan cumulonimbus yang berwarna hitam pekat dan membahayakan.

Prakirawan Cuaca BMKG Stasiun Jatiwangi Kabupaten Majalengka, Ahmad Faa Iziyn, mengingatkan masyarakat tidak meremehkan angin kencang dan puting beliung.

Menurut dia, ada enam hal yang bisa dilakukan saat terjebak angin kencang dan angin puting beliung, di antaranya:

1. Berlindunglah di dalam rumah dan bangunan permanen atau kokoh.

Potensi Angin Kencang dan Puting Beliung di Wilayah III Cirebon Berlangsung Hingga Mei 2019

Musim Angin Barat, Banyak Kapal Bersandar di PPN Kejawanan Cirebon

Hujan Deras Sehari Semalam Disertai Angin Kencang, 6 Kabupaten di Sulsel Diterjang Banjir

2. Jangan berada dekat atau di bawah pohon besar yang rindang dan rapuh, papan reklame, baliho, dan tiang, karena rawan tumbang.

3. Waspada benda-benda yang diterbangkan angin karena dapat menimbulkan cedera bila menghantam Anda.

4. Gunakan masker, kecamata, dan jaket pelindung, untuk menghindari debu dan kotoran yang terbawa angin.

5. Perkuat bangunan rumah dan perhatikan atap rapuh yang mudah terhempas atau dinding yang mudah roboh.

6. Tebanglah pohon tua yang besar dan rapuh untuk menghindari tumbang saat angin kencang bertiup.

Penulis: Ahmad Imam Baehaqi
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved