Tahun Baru Imlek 2019

Serunya Tur Malam Imlek ke Lima Kelenteng Legendaris di Bandung, 150 Peserta Ikut Serta

Komunitas Jakatarub bersama Komunitas Salim (Sahabat Lintas Iman) kembali mengadakan kegiatan Tur Malam Imlek di Bandung, Senin (4/2/2019) malam.

Serunya Tur Malam Imlek ke Lima Kelenteng Legendaris di Bandung, 150 Peserta Ikut Serta
Tribun Jabar/Fasko Dehotman
Para perserta Tur Malam Imlek 2019 diajak untuk mengenal tentang sudut pandang tradisi imlek di Vihara Dharmaramsi, Senin (4/2/2019) malam. 

Laporan wartawan Tribun Jabar, Fasko Dehotman

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Komunitas Jakatarub bersama Komunitas Salim (Sahabat Lintas Iman) kembali mengadakan kegiatan Tur Malam Imlek di Bandung, Senin (4/2/2019) malam.

Kegiatan tersebut merupakan rangkaian acara rutin yang digelar untuk menyambut tahun baru Imlek 2560 pada 5 Februari 2019.

Pada tahun ini, Tur Malam Imlek diikuti sebanyak 150 peserta yang tergabung dari berbagai universitas dan komunitas di Bandung Raya.

Mereka di antaranya adalah Mahasiswa UIN Sunan Gunung Jati, Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (KMHDI) Jawa Barat, Gereja Kristen Indonesia (GKI) Jawa Barat, Ikatan Wanita Katolik Jawa Barat, Komunitas Literasi, Komunitas Histori, Komunitas Enterpreneur, dan masayarakat umum lainnya.

Dari 150 perserta yamg berpatisipasi, juga terbagi menjadi empat kelompok grup yang dikoordinasi langsung oleh masing-masing anggota Komunitas Jakatarub dan Komunitas Salim.

Adapun tempat-tempat yang dijadikan Tur Malam Imlek 2019 ini, merupakan klenteng legendaris yang berada di kawasan Jalan Kelenteng dan Jalan Cibadak, Kota Bandung.

Kelenteng legendaris itu di antaranya adalah Kelenteng Besar (Vihara Samudra Bhakti), Vihara Tanda Bhakti, Vihara Dharmaramsi, Kong Miao (Majelis Agama Khonghocu Indonesia), dan Wihara Sinar Mulia.

Atraksi Barongsai Tonggak Meriahkan Imlek di Trans Studio Bandung, Ada Lucky Angpao untuk Pengunjung

Tepat pada pukul 18.30 WIB, Kegiatan Tur Malam Imlek 2019 mulai dilaksanakan di Kelenteng Besar (Vihara Samudra Bakti), yang kemudian berakhir di Wihara Sinar Mulia pukul 22.00 WIB.

Dari setiap klenteng yang disambangi, para perserta tur diajak untuk mengenal tentang sudut pandang tradisi imlek, pengenalan aliran agam Konghucu, hingga ilmu teologi (Konfusianisme, Taoisme dan Buddhisme Tiongkok).

Sekjen Komunitas Jakatarub, Risdo Mangonsong (32) mengatakan, tujuan diselenggarakannnya kegiatan tur tersebut untuk mengenalkan tradisi dan budaya Tionghoa di Indonesia dalam menghayati tahun baru imlek.

"Umumnya banyak orang yang tidak tahu seperti apa bentuk dan isi dari dalam kelenteng itu sendiri. Maka inilah momen yang tepat untuk melihat ritual-ritual dan perayaan malam imlek dari tur yang dilakukan," ujar Risdo kepada Tribun Jabar, ditemui di sela-sela acara Tur Malam Imlek 2019, Senin (4/2/2019) malam.

Risdo menambahkan, kegiatan Tur Malam Imlek ini juga dijadikan sebagai ajang momentum silaturahmi antar lintas beragama.

Yang manarik di kegiatan ini, para peserta Tur Malam Imlek 2019 juga dijamu beraneka menu yang telah tersedia pada masing-masing klenteng yang didatangi.

Mulai dari camilan hingga bubur pun bisa disantap selama mengikuti rangakaian kegiatan tersebut.

Penulis: Fasko dehotman
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved