1.000 Buruh Tani di Sumedang Akan Diberi Modal dan Lahan Garapan

Di Sumedang banyak buruh tani, mereka bekerja buburuh dan tak punya lahan garapan. Kantong-kantong kemiskinan paling banyak di kampung-kampung

1.000 Buruh Tani di Sumedang Akan Diberi Modal dan Lahan Garapan
Tribun Jabar/Siti Masithoh
Beberapa buruh tani sedang menanam padi di Desa Jamblang, Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, Kamis (30/8/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Deddi Rustandi

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG– Tahun ini, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Sumedang bakal memberikan bantuan untuk 1.000 buruh tani.

Pemberian bantuan untuk buruh tani itu sebagai upaya Pemkab Sumedang menurunkan angka kemiskinan.

Sampai saat ini angka kemiskinan di Sumedang di atas rata-rata angka kemiskinan Provinsi Jabar. Rata-rata angka kemiskinan di Jabar sekitar 7 persen sedangkan di Sumedang mencapai 10,5 persen.

Kepala DPKP Pemkab Sumedang, Yosep Suhayat, menyebutkan jumlah kemiskinan yang cukup tinggi ada di sektor pertanian.

“Di Sumedang banyak buruh tani, mereka bekerja buburuh dan tak punya lahan garapan. Kantong-kantong kemiskinan paling banyak di kampung-kampung, desa, sekitar hutan dan mereka ada buruh tani,” kata Yosep, Minggu (5/1/2019).

Remaja Ditemukan Tewas di Kolong Ranjang Temannya di Sumedang, Kamar Sering Dipakai Pesta Miras

Remaja di Sumedang Ditemukan Tewas di Kolong Ranjang Temannya, Polisi: Ada Kejanggalan

Menurutnya, untuk tahun ini sebanyak 1.000 buruh tani di Sumedang akan diberi bantuan modal, program sampai lahan garapan.

“Setiap tahun ada 1.000 buruh tani yang mendapat bantuan modal, program sampai garapan sehingga mereka bisa mandiri dan tak lagi menjadi buruh tani. Sehingga angka kemiskinan ini bisa berkurang setiap tahunnya,” kata Yosep.

Ia mengaku Dinas Pertanian terus melakukan pendataan terhadap buruh tani sehingga jelas by nae by adreesnya. “Buruh tani itu bukan hanya sekedar data dan angka saja tapi jelas nama dan alamatnya,” kata Yosep.

Buruh tani ini akan diklasifikasikan yang tak memiliki lahan sama sekali, lahannya kurang dari 70 bata, punya lahan lebih dari 70 bata serta petani yang masuk variable pra keluarga sejahtera.

Halaman
12
Penulis: Deddi Rustandi
Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved