Ratusan Anggota TNI Ikuti Latihan Pengamanan Pemilu 2019 di Purwakarta

Ratusan anggota TNI di dua kabupaten menggelar latihan untuk mensinkronisasikan teknis pengamanan Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019.

Ratusan Anggota TNI Ikuti Latihan Pengamanan Pemilu 2019 di Purwakarta
tribunjabar/haryanto
Ratusan anggota TNI dari Kodim 0619 Purwakarta dan Kodim 0604 Karawang saat latihan pengamanan Pemilu 2019 di Gedong Sigrong, Purwakarta, Senin (4/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Haryanto

TRIBUNJABAR.ID, PURWAKARTA - Ratusan anggota TNI di dua kabupaten menggelar latihan untuk mensinkronisasikan teknis pengamanan Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden 2019.

Sekurangnya ada 300-an personel TNI dari Kodim 0619 Purwakarta dan Kodim 0604 Karawang mengikuti latihan yang digelar di Gedong Sigrong, Purwakarta, Senin (4/2/2019).

Hal itu dikatakan oleh Dandim 0619 Purwakarta, Letkol Arh Yogi Nugroho didampingi Dandim 0604 Karawang, Letkol Inf Endang Sumardi di sela satu kegiatan pelatihan.

"Prajurit itu pada dasarnya sudah selalu siap, hanya saja dalam hal ini kesiapannya harus selalu dilatih," kata Yogi.

Dia menjelaskan bahwa secara umum latihan ini untuk menyamakan persepsi dan teknis pengamanan pemilu nanti.

Sinkronisasi pengamanan ini dilakukan agar antara personel TNI dengan pihak terkait lainnya, seperti dengan personel Polri dan personel Pemda terkait bisa beriringan.

Selain teori dan informasi mengenai pemilu serentak nanti, Yogi menyebutkan, nantinya akan ada latihan simulasi di lapangan.

Rocky Gerung Kritik Pemerintah Soal Kesenjangan Ekonomi

"Dimulai hari ini, pelatihan akan dilaksanakan hingga beberapa hari ke depan. Pelatihan ini serentak dilakukan oleh Kodam III Siliwangi di wilayah Jawa Barat dan Banten," ujarnya.

Dikonfirmasi di lokasi yang sama, Komisioner KPU Purwakarta, Ramlan Maulana mengatakan bahwa materi latihan itu terkait dengan tahapan pemilu.


Ia yang saat itu menjadi pemateri bagi ratusan TNI itu menjelaskan mulai dari tahapan pengamanan logistik, potensi kerawanan berdasarkan pemilu sebelumnya.

Serta ada pula yang paling penting ialah pengaman saat hari H pencoblosan di setiap TPS yang tersebar.

"Pengamanan tersebut diataranya untuk kotak suara, titik-titik rawan potensi. Untuk jumlah personil pengamanan di TPS, kami serahkan kepada pihak terkait dalam hal ini TNI dan Polri," ucap Ramlan.

Penulis: Haryanto
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved