Waspada DBD

Warga di Sumedang Ini Dipaksa Beli Abate, Penjual Ngaku dari Dinkes dan Sebut Semua Wajib Beli

Tingginya kasus Demam Berdarah Dengue ( DBD) di wilayah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat dimanfaatkan oknum warga untuk jual paksa obat abate.

Warga di Sumedang Ini Dipaksa Beli Abate, Penjual Ngaku dari Dinkes dan Sebut Semua Wajib Beli
SERAMBINEWS.COM
Ilustrasi abate. 

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Tingginya kasus Demam Berdarah Dengue ( DBD) di wilayah Kabupaten Sumedang, Jawa Barat dimanfaatkan oknum warga untuk jual paksa obat abate.

Data di Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang saat ini, total penderita DBD mencapai 193 orang, dan 2 meninggal dunia.

DIkutip dari Kompas.com. warga Desa/Kecamatan Cimalaka, Neng Tina (37) mengaku terpaksa membeli obat abate tersebut karena penjual memaksa.

"Katanya itu tiap warga diwajibkan membeli obat abate sebanyak tiga buah. Harganya Rp 8.000. Awalnya saya menolak, tapi dia (penjual) memaksa dan mengaku dari pihak dinas kesehatan," ujarnya kepada Kompas.com, Minggu (3/2/2019).

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang Anna Sabana mengimbau warga untuk tidak membeli obat abate yang ditawarkan oknum tersebut.

"Kami imbau kepada warga agar waspada kepada orang yang berkeliling, menawarkan obat abate. Apalagi mengatasnamakan dari dinas kesehatan atau puskesmas," ujar Anna.

Anna menuturkan, sebaiknya warga menolak obat abate yang dijual oknum tersebut.

Sebab, dikhawatirkan obat tersebut palsu.

"Jika ada warga yang membutuhkan obat abate, silakan langsung datang ke Puskesmas. Itu gratis, tidak diperjualbelikan. Di tiap puskesmas se-Sumedang sudah tersedia," tegasnya.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Sumedang Anna Sabana.
Plt Kepala Dinas Kesehatan Sumedang Anna Sabana. (KOMPAS.com/AAM AMINULLAH)

Anna menyebutkan, penggunaan obat abate untuk membunuh jentik nyamuk di bak mandi di tiap rumah warga.

Bak mandi yang dimaksud adalah yang berukuran besar, bukan untuk bak mandi kecil yang dapat dikuras dengan mudah tiap saat.

"Warga yang mengakses obat abate ke puskesmas akan diberikan obat abate itu secara cuma-cuma sesuai kebutuhan. Nanti juga, jika memang di rumah warga ditemukan ada jentik nyamuk, petugas di Puskesmas akan melakukan survei langsung ke rumah warga," tuturnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ancaman DBD, Waspada Oknum Penjual Abate Berkeliaran di Sumedang"

Editor: Dedy Herdiana
Sumber: Kompas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved