Punggawa Panurung di Gedung Negara, Bukti Kontribusi Sumedang sebagai Puseur Budaya Sunda

Panglima Wirayudha Keraton Sumedang Larang, Muhamad Andi Lesmana, menyebutkan, keberadaan Punggawa Panurung di Gedung Negara

Punggawa Panurung di Gedung Negara, Bukti Kontribusi Sumedang sebagai Puseur Budaya Sunda
Tribun Jabar/Hakim Baihaqi
Seorang Punggawa Panurung tengah bertugas di Gedung Negara Sumedang. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hakim Baihaqi

TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Panglima Wirayudha Keraton Sumedang Larang, Muhamad Andi Lesmana, menyebutkan, keberadaan Punggawa Panurung di Gedung Negara, adalah bentuk kontribusi memperkuat Sumedang sebagai puseur budaya Sunda.

Punggawa Panurung adalah sebuah gelar bagi seseorang yang menjadi kawal prajurit di Keraton Sumedang Larang dan kerap ditempatkan beberapa tempat sejarah Sumedang.

Selain di Gedung Negara, Punggawa Panurung pun ditempatkan di Bale Agung Srimanganti, Keraton Sumedang Larang.

Andi mengatakan, Kabupaten sumedang menyandang puseur budaya Sunda, yang mana Sumedang mempunyai perjalanan sejarah yakni sebagai pewaris terakhir peradaban kerajaan Sunda Padjadjaran.

"Melalui kerajaan Sumedang memiliki simbol legitimasi estafet kepemimpinan dari Padjadjaran yaitu mahkota binokasih, jadi Punggawa pun menunjukan bahwa sejarah masih terjaga," kata Andi melalui pesan singkat, Minggu (3/2/2018).

Pemandangan berbeda terjadi di halaman Gedung Negara, Jalan Prabu Geusan Ulum, Regol Wetan, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, sejak satu bulan terakhir ini.

Di halaman Gedung Negara ini, berdiri seorang yang mengenakan seragam merah kuning, bercelana putih, serta bertopi. satu lagi mengenakan kaus hitam, celana pangsi, dan ikat kepala biru.

4 Alasan Kamu Patut Kunjungi Coffee Toffee Surapati, Tempat Ngopi Kekinian yang Hits di Bandung

Kedua orang itu, berdiri tegak tepat di depan halaman Gedung Negara sambil memegang senjata menyerupai tombak dan menatap tajam lurus ke depan, menyerupai pengawal zaman dahulu.

Warga yang tengah beraktivitas di Gedung Negara pada saat itu, seolah penasaan dengan pemandangan baru di gedung tersebut, bahkan beberapa di antaranya mencoba untuk mendekat dan berswafoto.

Halaman
12
Penulis: Hakim Baihaqi
Editor: Ichsan
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved