Pengajuan Penangguhan Upah 53 Perusahaan Disetujui Pemprov Jabar, Mayoritas Industri Garmen

Pengajuan penangguhan upah 53 perusahaan disetujui Pemprov Jabar. Mayoritas dari industri garmen.

Pengajuan Penangguhan Upah 53 Perusahaan Disetujui Pemprov Jabar, Mayoritas Industri Garmen
TRIBUN JABAR/THEOFILUS RICHARD
Kepala Disnakertrans Jabar, Ferry Sofwan di Gedung Sate, Rabu (16/1/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Theofilus Richard

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Lima puluh enam perusahaan di Jawa Barat mengajukan penangguhan upah karyawan ke Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat.

Hal itu disampaikan Plt Kepala Disnakertrans Jabar, Ferry Sofwan, ketika ditemui di Car Free Day Dago, Minggu (3/2/2019).

“Kemudian dari 56 perusahaan yang mengajukan penangguhan upah, yang disetujui 53 perusahaan. Tiga lagi mencabut pengajuannya,” ujar Ferry Sofwan.

Pencabutan pengajuan penangguhan upah, kata Ferry Sofwan, dikarenakan ketiga perusahaan tersebut masih dianggap mampu membayar upah karyawannya.

Ferry menyontohkan, sebuah perusahaan yang memiliki 1.500 karyawan, mengajukan penangguhan upah untuk kurang dari 100 karyawannya.

Karena jumlahnya sedikit, Disnakertrans Jabar pun mempertanyakan pengajuan penangguhan upah yang dilakukan perusahaan tersebut.

“Dia jawab karena ada suatu hal. Kemudian kami tanggapi, ‘kalau begitu Anda mampu, 1.500 pekerja kurang 100, membayar 1.400 pekerja saja mampu, seharusnya Anda tidak mengajukan penangguhan’. Kemudian dia mencabut pengajuan penangguhan upah,” ujar Ferry sofwan menyontohkan.

Untuk mendapat persetujuan penangguhan upah dari Disnakertrans Jabar, perusahaan harus melalui beberapa tahap.

Setelah perusahaan mengajukan penangguhan upah, maka Disnakertrans Jabar akan memeriksa kelengkapan administrasi.

Halaman
12
Penulis: Theofilus Richard
Editor: taufik ismail
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved