Taktiknya di Chelsea Terus Dikritik, Maurizio Sarri: Lihat Musim Pertama Juergen Klopp di Liverpool

Maurizio Sarri membela diri dan yakin pendekatannya terhadap taktik dan pemain akan berbuah manis bersama Chelsea

Taktiknya di Chelsea Terus Dikritik, Maurizio Sarri: Lihat Musim Pertama Juergen Klopp di Liverpool
Twitter @ChelseaFC
Ekspresi pelatih Chelsea, Maurizio Sarri, dalam laga Liga Inggris pekan ke-15 menghadapi Wolverhampton Wanderers, Rabu (5/12/2018) di Stadion Molineux, Wolverhampton. 

TRIBUNJABAR.ID- Kekalahan  Chelsea 0-4 dari Bournemouth, Rabu (30/1/2019), adalah hasil terburuk The Blues di Liga Inggris dalam 22 tahun terakhir.

Lantaran hasil buruk Chelsea itu, pelatih Maurizio Sarri mendapat banyak kritik dari media-media Inggris.

Meski begitu, Maurizio Sarri, membela diri dan yakin pendekatannya terhadap taktik dan pemain akan berbuah manis bersama Chelsea.

Maurizio Sarri menyebut dirinya sebagai "pemimpi" dan meminta Chelsea sabar menghadapi dirinya dan metode yang dipakainya karena dia tidak memiliki rencana untuk mengubah pendekatan.

Taktik Maurizio Sarri dipertanyakan dan hubungannya dengan para pemain pun diduga menjadi semakin tegang.

Pemain Chelsea disebut-sebut sudah beberapa kali protes terhadap cara Maurizio Sarri menggelar latihan tim.

Jadwal Liga Inggris Pekan ke-25, Ada Big Match Manchester City vs Arsenal, Liverpool di Laga Penutup

Klasemen Liga Inggris Setelah Laga-laga di Pekan ke-24, Liverpool Unggul 5 Poin atas Manchester City

Gelandang Chelsea Eden Hazard kembali diminati Real Madrid.
Gelandang Chelsea Eden Hazard kembali diminati Real Madrid. (Twitter @ChelseaFC)

Dia, misalnya, memerintahkan tim berlatih pada pagi hari sementara Chelsea menghadapi jadwal pertandingan pada sore hari.

Formasi 4-3-3 ala Maurizio Sarri yang mengandalkan Jorginho sebagai playmaker di lini tengah juga terus dikritik media Inggris.

Maurizio Sarri menegaskan dia tidak akan melakukan perubahan terhadap pendekatan yang dilakukannya di Chelsea.

Dia mengambil contoh Juergen Klopp, yang menghadapi periode sulit pada awal masa kepelatihannya di Liverpool tapi sekarang bisa membawa The Reds berada di jalur juara.


"Saya ingin mengingat bahwa pada musim pertama Klopp, Liverpool berada di papan tengah (finis di posisi ke-8 pada musim 2015-2016)," kata Maurizio Sarri seperti dikutip Bolasport.com dari Independent.

"Saya seorang pemimpi, saya ingin memainkan sepak bola saya," ujarnya lagi.

"Mengapa perlu ada rencana cadangan? Saya ingin melakukan rencana A dengan baik. Saya tidak ingin mengubah sesuatu yang pada saat ini tidak berjalan sempurna."

"Pertama-tama, saya ingin melihat sepak bola saya dimainkan dengan bagus, baru kemudian kami bisa mengubah sesuatu."

Editor: Tarsisius Sutomonaio
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved