Kronologi Warga Temukan Mayat Farid yang Terbujur Kaku di Rumahnya, di Jalan Ampera, Tasikmalaya

Farid yang tinggal sebatang kara di rumahnya diduga telah meninggal lebih dari tiga hari.

Kronologi Warga Temukan Mayat Farid yang Terbujur Kaku di Rumahnya, di Jalan Ampera, Tasikmalaya
Tribun Jabar/Isep Heri Herdiansah
Evakuasi jenazah Farid yang ditemukan tewas di rumahnya di Jalan Ampera, No 42, RT 02 RW 06, Kelurahan Panglayungan, Kecamatan Cipedes, Tasikmalaya, Sabtu (2/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Isep Heri

TRIBUNJABAR.ID, TASIKMALAYA - Muhamad Farid (40) warga Jalan Ampera 42, RT 02 RW 06, Kelurahan Panglayungan, Kecamatan Cipedes, Tasikmalaya, ditemukan telah terbujur kaku di rumahnya, Sabtu (2/2/2019) siang.

Farid yang tinggal sebatang kara di rumahnya diduga telah meninggal lebih dari tiga hari.

Menurut penuturan warga yang menemukan jasad Farid, Ujang Rustandi (54), penemuan jasad itu bermula dari keluhan sejumlah warga yang beberapa hari terakhir terganggu bau menyengat yang di keluarkan dari rumah Farid.

"Awal kecurigaan saya beberapa hari lewat kok tercium bau menyengat, saya intip dengan teman saya ke rumah ini terlihat banyak lalat dari kamar," kata Ujang saat ditemui Tribun Jabar di lokasi.

Farid, Warga Jalan Ampera, Tasikmalaya Ditemukan Tak Bernyawa di Rumahnya, Diduga Sempat Sakit

Karena penasaran, Ujang dan temannya lantas menemui paman korban yang lokasinya tidak terlalu jauh dari lokasi.

"Saya laporkan ke keluarganya, karena penasaran takutnya ada bangkai kucing atau tikus, karena sangat bau," katanya.

Lantaran kondisi pintu rumah terkunci dari dalam, berdasarkan izin dari keluarga Farid, Ujang dan warga lain mendobrak pintu belakang rumah itu untuk mencari sumber bau yang mengganggu itu.

Ujang menceritakan, seketika bau menyengat memenuhi ruangan saat dia memasuki rumah itu.

Polres Tasikmalaya Ajak Kaum Milenial Tekan Angka Kecelakaan dan Pelanggaran Lalu Lintas

"Saat masuk lalu saya melihat banyak lalat di kamar, ternyata ada mayat sudah membiru dan bengkak dalam posisi terlentang di atas kasur. Mayat mengenakan kaus putih dan celana pendek," ujar Ujang.

Ujang yang sempat bertemu beberapa pekan lalu mengatakan, korban sempat mengeluhkan sesak nafas.

"Sekitar dua minggu lalu, ngakunya sesak nafas," katanya.

Warga sekitar mengenal sosok Farid sebagai orang yang jarang bergaul.

Saat ini jenazah Farid telah dibawa kepolisian ke RSUD dr Soekardjo untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Penulis: Isep Heri Herdiansah
Editor: Yongky Yulius
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved